News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Exco PSSI Eko Setiawan akan Gantikan Abdulloh Umar Kelola Persibo 

CEO Persibo Bojonegoro, Abdulloh Umar menyatakan bahwa Eko Setiawan, yang diketahui sebagai anggota Exco PSSI, menjadi pilihan sebagai pengelola klub Persibo
Rabu, 25 Oktober 2023 - 10:22 WIB
Exco PSSI Eko Setiawan akan Gantikan Abdulloh Umar Kelola Persibo
Sumber :
  • dewi rina

Bojonegoro, tvOnenews.com - Chief Executive Officer (CEO) klub sepak bola Persibo Bojonegoro, Abdulloh Umar menyatakan bahwa Eko Setiawan, yang saat ini diketahui menjadi anggota Executive Committee (Exco) Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) menjadi pilihan sebagai pengelola klub sepakbola kebanggaan Bojonegoro yakni Persibo.

Pernyataan tersebut disampaikan CEO Persibo Abdulloh Umar saat rilis dengan awak media yang didampingi Manager Persibo Sally Atysasmi di salah satu resto di Bojonegoro, Selasa (24/10).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tentunya ini setelah kami adakan komunikasi, seleksi dan lain sebagainya dengan target lolos ke liga 2, serta kesiapan pengelolaan secara profesional, track record, sampai kami yakini mampu mengelola Persibo," kata Umar.

Dari beberapa pihak yang telah diseleksi, Eko Setiawan disebut-sebut menjadi kandidat terkuat. Pertimbangannya, pertama karena dia adalah putra asli daerah Bojonegoro sehingga dinilai memiliki ikatan emosional kuat dengan Persibo.

Kedua, posisi Eko Setiawan sebagai Exco PSSI pusat, tentu memahami betul kaitannya dengan dinamika dan seluk beluk persepakbolaan. Ketiga, pemuda asli Desa Sidokumpul itu punya beberapa klub sepak bola, sehingga bisa dilakukan MoU, bahwa saat mengelola Persibo ini, satu yang harus dipastikan ialah pengelola harus siap meloloskan Persibo ke liga 2.

Kemudian diwajibkan juga mengelola Persibo secara profesional. Umar juga meminta pihak yang diseleksi memastikan dulu materi tentang pemain yang akan digunakan Persibo agar dipaparkan.

"Jika klausul yang kami tawarkan itu disanggupi, maka kami sama sekali tidak keberatan menunjuk yang bersangkutan sebagai pengelola Persibo yang baru," ujarnya.

CEO klub sepakbola yang berdiri sejak 1949 ini menjelaskan pula alasan proses menunjuk pengelola baru ini panjang dan lumayan lama. Sebab itu merupakan bentuk pertanggungjawaban manajemen lama agar penunjukan pengelola baru sesuai dengan harapan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami tidak (mau) terburu-buru dan tidak gegabah demi agar Persibo ini pengelolaannya diserahkan kepada pihak yang sangat profesional di dibidangnya," tandas Umar.

"Insyaallah dalam satu dua hari ke depan mungkin yang bersangkutan (kandidat pengelola) akan datang ke Bojonegoro untuk memfinalkan proses peralihan pengelolaan itu, mungkin akan disampaikan ke publik (jika terjadi) kesepakatan," lanjutnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT