GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seorang Pria di Kedungkandang Malang Tewas dengan Sejumlah Luka Sajam, Ini Penyebabnya

Warga Dusun Baran, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang Kota, digegerkan adanya seorang pria bersimbah darah di rumah warga
Jumat, 20 Oktober 2023 - 10:08 WIB
seorang pria tewas dengan sejumlah luka sajam
Sumber :
  • tim tvone - edy cahyono

Malang, tvOnenews.com - Warga sekitaran Dusun Baran, Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang Kota, digegerkan adanya seorang pria bersimbah darah di salah satu rumah, dan meninggal dunia dalam perjalanan ke RSUD Kota Malang.

Informasi yang didapat tvOnenews.com, peristiwa pembacokan diketahui sekitar pukul 16.30 Wib, Kamis (19/10) sore di dalam rumah Muhammad (30) yang merupakan saudara laki dari korban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk identitas korban diketahui bernama Agus Tomik (45) warga Jalan KH Malik Dalam RT 05 RW 07 (Baran Buring) Kelurahan Buring, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang ," ujar Kapolsek Kedungkandang, AKBP Agus Siswo Hariyadi  kepada tvOnenews.com, Jumat (20/10).  

Dikatakan Agus, berdasarkan keterangan Muhammad dan Agus Santoso (masih kerabat korban), pelaku berinisial AA alias Bendil (23) kalau di rumahnya menemui anak korban yang masih berusia 3 tahun, sering menakut-nakuti (menggoda).

"Bandil (pelaku) kalau ke rumah Muhammad sering kali menakut-nakuti anak korban, sampai anak korban menangis dan merasa ketakutan sama pelaku ini," ujarnya.

Bahkan pelaku ini sudah diajak bicara baik-baik sama korban jangan menakuti-nakuti anaknya. Namun pelaku tetap saja kalau mampir ke rumah saudaranya selalu menakut-nakuti anak korban.

"Pelaku tetap saja menakuti -nakuti dan omongan korban tak digubrisnya. Anak korban pernah sampai kejang sambil menangis dan rapuh wajahnya membiru karena ditakuti sama pelaku ini," beber Agus. 

"Apalagi pelaku ini sering membawa sajam clurit yang disembunyikan dibalik bajunya," sambungnya.

Puncaknya tadi sekitar pukul 15.30 Wib, pelaku berkunjung ke rumah saksi 1 (Muhammad), sepulang dari makam ayahnya menggunakan motor Honda Beat Warna Putih Hijau nopol N-2055-IE.

"Pelaku langsung masuk ke ruang tamu saksi 1 yang sedang rebahan sama korban. Dan korban sudah tak senang melihat pelaku masuk ke dalam ruang tengah rumah saudaranya itu," terang Agus lagi.

Setelah itu pelaku melihat anak korban, yang pada saat itu terlihat berjalan di depan rumah saksi 1. Pelaku langsung menakuti-nakuti anak korban sampai menangis ketakutan.

"Melihat anaknya menangis, korban langsung masuk ke dalam rumah dan mengambil sebilah arit dan menghampiri pelaku hingga terjadi cekcok," jelasnya.

Karena mulai dari awal pelaku selalu membawa clurit yang disembunyikan dibalik baju kalau berpergian kemana saja melihat korban membawa Arit akhirnya terjadi duel (carok) di ruang tamu rumah saksi 1.

"Akibatnya korban mengalami luka bacokan clurit dari pelaku di bagian lengan, dada serta leher dan terkapar di ruang tamu di rumah saudaranya korban," terang Agus.

Mengetahui korban terkapar dan bersimbah darah, pelaku langsung kabur melarikan diri.

"Kerabat korban langsung melarikan korban ke RSUD Kota Malang, namun sayang dalam perjalanan kesana korban sudah menghembuskan nafas terakhirnya," urainya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian ini langsung dilaporkan ke Polsekta Kedungkandang dan petugas langsung melakukan olah TKP. Petugas Serse bersama Reskrim Polresta Malang Kota melakukan pengejaran terhadap  pelaku.

"Alhamdulillah sekitar pukul 21.15 Wib, pelaku berhasil diamankan di daerah Kecamatan Kepanjen bersama motor yang dikendarai dan clurit yang dipakai untuk membacok korban," pungkasnya. (eco/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Berkas Perkara Mantan Bupati Ponorogo Lengkap, KPK Segera Limpahkan ke Jaksa Untuk Disidangkan

Berkas Perkara Mantan Bupati Ponorogo Lengkap, KPK Segera Limpahkan ke Jaksa Untuk Disidangkan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menyelesaikan penyidikan terkait kasus suap dan gratifikasi yang menyeret mantan Bupati Ponorogo, Sugiri Sancoko.
Terungkap, Penyebab Utama Polisi Tahan Richard Lee, Polda Metro Beberkan Tingkahnya

Terungkap, Penyebab Utama Polisi Tahan Richard Lee, Polda Metro Beberkan Tingkahnya

Terungkap, penyabab Utama Polda Metro Jaya menahan tersangka Richard Lee dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk dan layanan
Dasco Ajak Masyarakat Sipil Perkuat Persatuan Nasional

Dasco Ajak Masyarakat Sipil Perkuat Persatuan Nasional

Wakil Ketua DPR RI Dasco mengajak semua pihak untuk memperkuat persatuan nasional. Kekompakan masyarakat sipil menjadi kunci jalannya pemerintahan yang baik.
Panggil 3 Pemain Diaspora, Kurniawan Dwi Yulianto Siapkan Skuad Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala AFF U-17 2026

Panggil 3 Pemain Diaspora, Kurniawan Dwi Yulianto Siapkan Skuad Timnas Indonesia U-17 Jelang Piala AFF U-17 2026

Pelatih Timnas Indonesia U-17 Kurniawan Dwi Yulianto mulai menyiapkan strategi untuk menghadapi Piala AFF U-17 2026. Salah satu langkah yang direncanakan ... -
KPK Telusuri Sosok di Balik Pengkondisian Saksi-saksi di Kasus Sudewo

KPK Telusuri Sosok di Balik Pengkondisian Saksi-saksi di Kasus Sudewo

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telusuri dalang dibalik dugaan pengkodisian para saksi untuk bicara tidak jujur saat diminta keterangan terkait kasus Sudewo.
Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Timnas Indonesia disebut masih memiliki celah kecil untuk tetap tampil di Putaran 5 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Peluang tersebut muncul akibat situasi geopol

Trending

John Herdman Harap-harap Cemas, Konflik Timur Tengah Bisa Ganggu Kedatangan Pemain Diaspora ke Timnas

John Herdman Harap-harap Cemas, Konflik Timur Tengah Bisa Ganggu Kedatangan Pemain Diaspora ke Timnas

Konflik Iran-Israel berpotensi mengganggu penerbangan pemain diaspora Timnas Indonesia jelang FIFA Series 2026 yang akan berlangsung di GBK.
Dokter Richard Lee Resmi Ditahan Polda Metro!

Dokter Richard Lee Resmi Ditahan Polda Metro!

Dokter Richard Lee resmi dilakukan penahanan usai diperiksa sebagai sebagai tersangka dalam kasus dugaan pelanggaran perlindungan konsumen terkait produk dan
Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Alasan Biarkan Bigmo dan Resbob Jadi Tersangka, Azizah Salsha Kesal Sudah Difitnah: Ini Dampaknya Buruk

Mantan istri Pratama Arhan, Azizah Salsha mengungkap dampak dugaan fitnah dari YouTuber Adimas Firdaus (Resbob) dan Muhammad Jannah (Bigmo) sudah sangat fatal.
Bali United Permalukan Arema FC 4-3, Persaingan Papan Atas Liga 1 Makin Panas

Bali United Permalukan Arema FC 4-3, Persaingan Papan Atas Liga 1 Makin Panas

Bali United sukses mencuri perhatian setelah meraih kemenangan dramatis 4-3 atas Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang. Hasil ini bukan hanya mempermalukan
Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Coach Justin Ungkap Skenario Tak Terduga, Timnas Indonesia Bisa ke Piala Dunia 2026 karena Negara Pengganti Iran Semua dari Timur Tengah

Timnas Indonesia disebut masih memiliki celah kecil untuk tetap tampil di Putaran 5 Kualifikasi Piala Dunia 2026. Peluang tersebut muncul akibat situasi geopol
Nabilah O’Brien Buka Suara Usai Jadi Korban Pencurian Tetapi Ditetapkan Sebagai Tersangka: Terlalu Janggal

Nabilah O’Brien Buka Suara Usai Jadi Korban Pencurian Tetapi Ditetapkan Sebagai Tersangka: Terlalu Janggal

Selebgram Nabilah O’Brien yang juga pemilik rumah makan Bibi Kelinci Kopitiam di Kemang buka suara usai menjadi korban pencurian tetapi justru ditetapkan
Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Lima Bulan Usai Putus Kontrak Megawati Hangestri, Manisa BBSK Kini Hampir Juara Liga Turki

Setelah lima bulan berlalu pisah jalan dengan Megawati Hangestri tepatnya pada akhir Oktober 2025, Manisa BBSK malah hampir keluar sebagai juara liga Turki.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT