GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Strategi Pengrajin Batik Trenggalek di Tengah Gempuran Globalisasi

Ketatnya persaingan di bidang kerajinan batik, tidak membuat pengrajin batik di Trenggalek berkecil hati dan menyerah. Mereka memiliki strategi tersendiri.
Selasa, 3 Oktober 2023 - 14:11 WIB
Batik Trenggalek
Sumber :
  • aris sutikno

Trenggalek, tvOnenews.com - Ketatnya persaingan di bidang kerajinan batik, tidak membuat pengrajin batik di Trenggalek berkecil hati dan menyerah. Para pengrajin memiliki strategi tersendiri untuk menarik minat konsumen, mereka tetap memilih untuk berkonsentrasi mengerjakan batik-batik khas Trenggalek yang memiliki warna dan corak tersendiri.

Strategi dengan tetap konsisten menggarap corak dan warna batik lokal inilah yang menjadi daya tarik tersendiri dan tetap bisa eksis di tengah gempuran produk-produk batik import maupun produk dari industri berskala besar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemilihan corak motif dan warna inilah yang ternyata sangat direspon baik dan mendapatkan pangsa pasar yang potensial, karena dinilai lebih kreatif dan memiliki keunikan tersendiri jika dibandingkan dengan daerah lain.

Kekhasan batik Trenggalek berada pada motifnya yang selalu menyematkan gambar buah cengkeh serta manggis. Kedua jenis tanaman tersebut selalu muncul dalam motif batik khas ini, karena merupakan produk unggulan dari Trenggalek.

"Batik disini sudah ada sejak 1972, proses membuat kain batik merupakan warisan dari keluarga kami, alhamdulillah sampai saat ini masih bisa bertahan dan dikelola oleh cucu saya. Adapun motif khas yakni motif cengkeh, manggis dan Jaranan Turonggo Yakso," terang  Soekono, pengrajin batik Rahayu yang berada di Jalan Ahmad Dahlan, Kelurahan Sumbergedong, Kabupaten Trenggalek. 

Strategi tersebut membawa pengaruh yang cukup besar terhadap omzet para pengrajin batik.

Omzet produk kain batik Trenggalek terus mengalami peningkatan. Dalam satu bulan, salah satu pengusaha mampu menghasilkan seratus delapan puluh potong kain batik mulai dari jenis batik tulis maupun batik cap.

"Awalnya kita buat batik tulis, sampai saat ini masih banyak yang minat pesan motif tersebut. Disini ada 15 pengrajin batik yang membantu membuat batik," imbuhnya.

Sedangkan untuk pemasaran Batik Rahayu Trenggalek menggunakan media online dan galeri yang berda di sejumlah tempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara cucu Soekono, Ilma Abidin Cahya mengaku, saat ini terus mengombinasikan beberapa corak batik, untuk menarik peminat pembeli.

"Batik biasanya banyak diminati oleh orang tua, namun disini kami mengkombinasikan motif batik khas Trengalek yakni cengkeh dengan berbagai ornamen seperti gambar jaranan Turonggo Yakso, biar anak muda sekarang lebih berminat,” tambahnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT