News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ribuan Pecinta Kicau Burung Nusantara Adu Merdu dalam Ajang Piala Gubernur Jatim

Ribuan pecinta burung berkicau se tanah air berlomba adu kicau indah dalam ajang Piala Gubenur Jatim Khofifah Cup III.
Senin, 25 September 2023 - 11:19 WIB
ribuan pecinta kicau burung nusantara adu merdu dalam ajang Piala Gubernur
Sumber :
  • tim tvone - zainal ashari

Surabaya, tvOnenews.com - Ribuan pecinta burung berkicau se tanah air berlomba adu kicau indah dalam ajang Piala Gubenur Jatim Khofifah Cup III. Ajang yang telah digelar untuk ketiga kalinya tersebut disambut antusias peserta yang datang dari sejumlah kota besar di Jawa Timur bahkan luar Jawa.

Sempat tertunda dua tahun akibat pandemic, lomba kicau burung memperebutkan piala Gubenur ini dissambut meriah oleh puluhan kicau mania dari berbagai daerah. Ajang kompetisi berlangsung di Bumi Marinir Karang Pilang Surabaya, Minggu (24/9). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perlombaan ini dibagi dalam tiga kelas dengan jenis burung yang berbeda, yakni anies merah, cucak hijau dan kacer.

Penggagas lomba, Heri Sugihono, mengatakan perwakilan pecinta burung dari seluruh Indonesia, meski  Jawa Timur sebagai tuan rumah, namun peserta yang ambil bagian juga banyak yang berasal dari Jawa Tengah, Jawa Barat, Bali, Sumatera, Kalimantan, Batam, Jakarta, Sulawesi, dan berapa daerah lain.

"Lomba burung kali ini diperkirakan diikuti oleh 2500 peserta dari berbagai provinsi di Indonesia," kata Heri.

Pada even kali ini, Heri mengatakan panitia menyiapkan 3000 tiket. Sejumlah burung yang mengikuti kompetisi itu bakal dinilai oleh lima orang juri. Adapun, instrumen penilaiannya meliputi kemerduan suara, volume, dan lagu.

“Khofifah Cup merupakan wadah bagi para kicau mania untuk menyalurkan hobinya supaya ke arah yang baik, bagaimana lomba itu yang baik, bagaimana penilaian itu yang baik, terus sportivitas otomatis ketika lomba,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, Letkol Laut (P) Pungki Kurniawan, M.Tr. Opsla selaku tuan rumah terselenggaranya Khofifah Cup di lingkungan markas petarung Bumi Marinir Karang Pilang Surabaya menyambut gembira antusiasme peserta yang hadir lebih besar dari yang diperkirakan sebelumnya dan juga dimeriahkan dengan pameran UMKM dari pedagang pakan hingga sangkar burung.

“Lomba kicau atau gantangan ini sebagai ajang menjalin silaturahmi, sekaligus mendukung para kicau mania atau pencinta burung menyalurkan hobinya dan disini juga ada pemeran UMKM dari pengusaha sangkar, vitamin hingga pakan burung juga ambil bagian dalam ajang ini,” ujar Letkol Pungki.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT