News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dua Minggu Operasi Zebra, Polisi di Banyuwangi Jaring 1.329 Pelanggaran, Terbanyak Tak Pakai Helm

Angka pelanggaran lalu lintas di Banyuwangi terbilang tinggi. Hasil Operasi Zebra yang digelar Polresta Banyuwangi berhasil menjaring 1.329 pelanggaran.
Kamis, 21 September 2023 - 13:37 WIB
Arahan keselamatan lalu lintas untuk pengendara
Sumber :
  • happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com - Angka pelanggaran lalu lintas di Banyuwangi terbilang tinggi. Hasil Operasi Zebra yang digelar Polresta Banyuwangi berhasil menjaring 1.329 pelanggaran. Dari jumlah ini, terbanyak pelanggaran pengendara roda dua.

Jenis pelanggaran yang ditemukan beragam. Terbanyak, pengendara roda dua yang tak memakai helm. Lalu, pengendara melanggar rambu lampu merah dan melawan jalur. Selain pelanggaran rambu, polisi melakukan tilang sebanyak 122 pengendara. Rinciannya, 24 tilang elektronik dan 98 tilang manual.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain menerapkan tilang, polisi memberikan teguran kepada 6.155 pengendara. Mereka diberikan teguran karena melakukan pelanggaran ringan. 

Pelanggar yang tercatat kebanyakan berusia 16-20 tahun. Kebanyakan melanggar rambu dan tak pakai helm,” kata Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polresta Banyuwangi, Ipda Gatot DH, Kamis (21/9).

Operasi Zebra digelar mulai 4-17 September. Selama dua minggu melakukan penertiban pengendara nakal, angka kecelakaan turun drastis. Kasus kecelakaan turun dari 42 kasus di tahun 2022 menjadi 26 kasus di tahun 2023. 

“Tahun ini juga nihil korban jiwa,” jelasnya.

Selama operasi, polisi menyasar para pengendara nakal. Mulai menggunakan ponsel di jalan, pengendara di bawah umur, pengendara roda dua berboncengan lebih dari satu dan pengendara roda empat yang tidak menggunakan sabuk pengaman. Lalu, pengendara roda dua yang tak menggunakan helm standar. Termasuk, roda dua dengan knalpot brong dan balap liar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Target operasi ini untuk menurunkan angka pelanggaran lalu lintas, menurunkan angka kecelakaan hingga meningkatkan kedisiplinan dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas.

Sejumlah titik menjadi perhatian khusus selama operasi. Diantaranya, tempat yang rawan terjadinya kecelakaan, rawan pelanggaran lalu lintas dan rawan kemacetan. (hoa/far)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT