News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sekolah Dasar di Magetan Nyaris Terbakar Akibat Kebakaran Lahan Tebu

Sedikitnya dua ruang kelas di SDN 2 Desa Bulu, Sukomoro Magetan rusak dan nyaris terbakar dampak dari kebakaran lahan tebu yang berada di samping gedung sekolah
Selasa, 19 September 2023 - 14:06 WIB
Gedung sekolah yang ikut terbakar
Sumber :
  • m syahwan

Magetan, tvOnenews.com - Sedikitnya dua ruang kelas di Sekolah Dasar Negeri 2 Desa Bulu Kecamatan Sukomoro Kabupaten Magetan rusak dan nyaris terbakar dampak dari kebakaran lahan tebu yang berada di samping gedung sekolah.

Dua ruangan tersebut adalah ruang guru dan ruang kelas yang hangus terbakar di bagian jendela. Beruntung kejadian tersebut terjadi saat pagi hari di saat sekolah belum buka. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kejadian tersebut dibenarkan oleh Widyawati (38) salah satu guru SDN 2 Bulu yang mengaku kebakaran lahan tebu tersebut menyambar dua ruangan sekolah, sehingga sebagian atap dan jendela hangus terbakar. 

“Yang terbakar itu ruang guru dan ruang kelas satu, penyebabnya itu ada warga yang membakar lahan tebu yang habis dipanen itu lalu merambat ke sekolah kami,” ungkapnya, Selasa (19/9). 

Dampak kejadian tersebut pihak sekolah terpaksa memindahkan sementara ruang guru dan ruang kelas satu ke gedung lain yang masih bisa dipakai.

Meski demikian pihak sekolah masih mengaku khawatir dan akan berkordinasi dengan Dinas Pendidikan dan pemerintah desa setempat sebagai tindak lanjutnya.

“Yang bakar siapa dan yang bertanggung jawab kita juga tidak tahu, makanya ini nanti kita akan berkordinasi dengan desa maupun juga ke pada yang berwajib,” imbuhnya. 

Sementara itu, Dovi Saputra (30) petugas pemadam kebakaran Kabupaten Magetan mengatakan, yang terbakar adalah dedaunan kering bekas tebu yang dipanen. Sehingga api merambat ke tempat sampah milik sekolahan sehingga api naik ke bangunan SD.

Beruntung kebakaran lahan tebu yang sempat menyambar bangunan sekolahan pada Selasa pagi sekitar pukul 05.00 WIB segera diketahui warga dan melapor ke Damkar Magetan. 

“Kejadiannya pagi tadi, yang terbakar ini adalah bekas daun tebu habis dipanen, kita nggak tahu siapa yang bakar karena laporan ke kami tadi pagi kondisi api sudah menyambar tembok sekolah,” kata Dovi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Beruntung, api bisa segera dipadamkan oleh petugas sehingga tidak sampai membakar gedung sekolah. Hanya saja bagian sedikit dari jendela dan atap yang hangus tersambar api. 

Petugas juga telah melakukan pembasahan lahan tebu yang terbakar termasuk gedung sekolah yang berdekatan dengan lahan tebu. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT