News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gara-gara Puntung Rokok, 3 Perahu Nelayan di Banyuwangi Hangus Terbakar

Tiga perahu nelayan yang parkir di lokasi mendadak terbakar. Penyebab kebakaran masih misterius. Dugaannya, api dipicu puntung rokok.
  • Reporter :
  • Editor :
Rabu, 13 September 2023 - 07:26 WIB
Petugas Damkar memadamkan api yang melalap perahu di dermaga Muncar, Banyuwangi, Senin (11/9) malam.
Sumber :
  • tvOne - happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com - Warga di pesisir Muncar, Banyuwangi dibuat geger, Senin (11/9) malam. Tiga perahu nelayan yang parkir di lokasi mendadak terbakar. Penyebab kebakaran masih misterius. Dugaannya, api dipicu puntung rokok.

Tiga perahu yang terbakar seluruhnya berukuran besar. Perahu ini sudah lama diparkir di dermaga. Bahkan, warga tak mengetahui pemilik alat tangkap tersebut. Api diketahui muncul menjelang malam. Kerasnya embusan angin membuat api dengan cepat membesar. Awalnya, hanya satu perahu yang terbakar. Api kemudian merembet ke perahu di sebelahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Api terus membesar dan melalap seluruh badan perahu. Beruntung, perahu dalam kondisi kosong. Warga yang melihat kejadian ini berusaha memadamkan api. Namun, api keburu berkobar. Bahkan, melalap dua perahu lainnya. Kejadian ini kemudian dilaporkan ke Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Banyuwangi.

Tak berselang lama, personel Damkar tiba di lokasi. Petugas bergerak menjinakkan amukan si jago merah. Dibantu warga, api berhasil dipadamkan satu jam kemudian. Namun, hampir 80 persen kondisi perahu sudah terbakar. Sekitar pukul 18.30 WIB, api sudah padam total.

“Api padam total sekitar pukul 18.45 WIB,” kata Humas Dinas Damkar Banyuwangi, Khadafi, Selasa (12/9).

Pemicu kebakaran ini masih misteri. Warga di lokasi tak ada yang mengetahui kronologis kejadian. Apalagi, perahu yang terbakar sudah lama tak difungsikan. Pemiliknya juga misterius. Hingga kebakaran berakhir, belum ada warga yang mengaku sebagai pemilik perahu.

Sebelumnya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banyuwangi, saat ini adalah puncak musim kemarau. Sehingga, cukup rawan terjadinya kebakaran lahan.

“Saat ini memang puncak musim kemarau. Penyebabnya, angin musiman atau angina monsoon dari Australia membawa dampak pengurangan curah hujan dan kelembaban di Indonesia, termasuk Banyuwangi,” kata Prakirawan BMKG Banyuwangi, Fredi Dwi Kurniawan, Senin (11/9) siang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Puncak kemarau ini diprediksi akan berlangsung mulai awal hingga akhir September.  Setelah itu, akan mulai memasuki musim hujan. Di Banyuwangi, musim hujan awal akan melanda di kawasan Banyuwangi barat. Mulai Kecamatan Songgon, Kalibaru dan sebagian Pesanggaran.

Selama puncak kemarau, BMKG mengimbau masyarakat waspada. Sebab, cukup rawan terjadinya kebakaran, termasuk bencana kekeringan. (hoa/gol)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT