News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diterjang Ombak, Seorang Nelayan Bangkalan Ditemukan Tewas di Tengah Pohon Bakau

Muzakki (48) seorang nelayan asal Modung, Bangkalan, Madura ditemukan meninggal dunia di antara pohon bakau di pesisir Desa Karanganyar, Kwanyar, Bangkalan.
Kamis, 7 September 2023 - 09:20 WIB
Jenazah nelayan ditemukan di antara pohon bakau
Sumber :
  • dimas farik

Bangkalan, tvOnenews.com - Muzakki (48) seorang nelayan asal Modung, Kabupaten Bangkalan, Madura ditemukan meninggal dunia. Korban meninggal dunia diketahui berada di antara pohon bakau di pesisir Desa Karanganyar, Kecamatan Kwanyar, Kabupaten Bangkalan.

Korban awalnya dinyatakan hilang oleh keluarganya empat hari lalu (Sabtu, 2/9) saat ia pergi melaut bersama salah seorang keponakannya, di perairan Laut Modung Bangkalan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat itu korban sedang menjaring ikan di laut di bibir pantai. Air laut itu setinggi leher korban. Tiba-tiba datang ombak besar mendadak, mengenai, menutup tubuh korban. Lalu ia hilang akibat terseret ombak laut," jelas Iptu Joko Purwo, Satuan polisi Air dan Udara (Polairud Polres Bangkalan, Rabu (6/9).

Lanjutnya, Iptu Joko Purwo mengatakan, setelah dinyatakan hilang keponakan korban langsung meminta pertolongan kepada warga, kepala desa dan menghubungi aparat kepolisian.

"Diketahui korban tidak berada di tempat pemancingan, keponakan korban langsung meminta pertolongan kepada warga maupun perangkat desa, lalu mengubungi ke aparat kepolisian," tuturnya.

Iptu Joko Purwo menjelaskan, tim Gabungan Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) dan anggota Satpolairud Bangkalan melakukan pencarian di sepanjang laut Selat Madura.

"Mengetahui informasi, tim gabungan BPBD dan Polairud melaksanakan pencarian di perairan sampai ke Jembatan Suramadu. Selama empat hari pencarian, namun korban tidak ditemukan," terangnya.

Namun pada hari kelima, menurut Iptu Joko Purwo, korban diketahui oleh para nelayan berada di pohon bakau.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kami mendapatkan kabar dari nelayan bahwa korban itu diketahui berada di pohon bakau. Kami lalu ke lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi korban. Untuk Jarak dari awal kejadian korban ditemukan sekitar tiga hingga lima kilometer," ucapnya.

Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban dibawa oleh petugas dan kemudian dijemput keluarga guna segera dimakamkan di tempat pemakaman umum wilayah Modung, Bangkalan. (fds/far)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT