News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sehari Pascadeklarasi Anies-Muhaimin, PKB Lumajang Mulai Pasang Baliho Gambar AMIN

DPC Partai Kebangkitan Bangsa Lumajang, langsung bergerak cepat dengan mulai memasang baliho bertuliskan AMIN (Anies-Muhaimin), sehari pascadeklarasi keduanya.
Selasa, 5 September 2023 - 11:23 WIB
Pemasangan baliho bergambar AMIN
Sumber :
  • wawan sugiarto

Lumajang, tvOnenews.com - Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Lumajang, langsung bergerak cepat dengan memulai memasang baliho bergambar keduanya dengan tulisan AMIN (Anies-Muhaimin), sehari pascadeklarasi Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar sebagai bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden di Hotel Majapahit Surabaya, Sabtu (2/9) kemarin.

Ketua Tim Kampanye DPC PKB Kabupaten Lumajang, Fawaid mengatakan, pemasangan baliho dengan ukuran besar tersebut, dimulai di depan gedung DPC PKB Jalan Kapten Suwandak, Kelurahan Jogotrunan, Kecamatan Lumajang, Minggu (4/9).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya, lebih dari 500 gambar AMIN ditargetkan akan terpasang secara merata di sejumlah titik maupun lokasi vital, yang tersebar pada 21 kecamatan yang ada di Kabupaten Lumajang. Tujuannya, mensosialisasikan kepada masyarakat Lumajang terhadap sosok kedua bakal calon pemimpin Indonesia ini.

“Sore ini, kita mulai dari kantor DPC selanjutnya akan dipasang di titik-titik vital, dan menyebar di 21 kecamatan yang ada," kata Fawaid.

Pemasangan gambar AMIN, kata Fawaid, sejatinya belum ada instruksi dari DPP PKB yang dipimpin Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. Namun, menurutnya hampir semua DPC PKB yang ada di Indonesia telah melakukan pemasangan gambar sebagai bentuk dukungan penuh terhadap ketua umum PKB.

"Memang belum ada instruksi, tapi ini adalah kewajiban kami mendukung semua keputusan DPP PKB dalam rangka konstelasi politik Pilpres 2024," lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disinggung soal aksi penurunan banner bergambar Anies Baswedan oleh Partai Demokrat, Fawaid membantah, pemasangan gambar AMIN ini sebagai bentuk balasan. Menurutnya, hal ini murni karena bentuk militansi dan loyalitas terhadap keputusan DPP PKB.

"Enggak lah, bukan ranah kita untuk mengomentari dari partai politik lain, tapi kita sebagai kader harus mendukung apapun keputusan dari DPP," pungkasnya. (wso/far)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT