News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

DPC Demokrat Lumajang Turunkan Ratusan Gambar Anies AHY

DPC Partai Demokrat Kabupaten Lumajang turunkan gambar Anies yang bersanding dengan Ketua DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono
Jumat, 1 September 2023 - 13:50 WIB
DPC Demokrat Lumajang Turunkan ratusan gambar Anies AHY
Sumber :
  • tim tvone - wawan sugiarto

Lumajang, tvOnenews.com - DPC Partai Demokrat Kabupaten Lumajang mulai turunkan ratusan gambar Anies Baswedan yang bersanding dengan Ketua DPP Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono yang tersebar di beberapa titik di Kabupaten Lumajang, Jumat (1/9). 

Pantauan tvOnenews.com di lapangan, sejumlah titik lokasi yang jadi sasaran penurunan dan pencopotan baliho bergambar Anies Baswedan, diantaranya berada di sepanjang jalan nasional penghubung Lumajang - Jember, Kecamatan Jatiroto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gambar Anies-AHY yang bersandar di pohon-pohon pinggir jalan dengan ukuran lumayan besar, diturunkan dari papan kayu. Beberapa diantaranya juga disobek dan ada juga yang disimpan rapi.

Ketua DPC Demokrat Kabupaten Lumajang Idris Marzuqi mengatakan, penurunan semua gambar Anies merupakan bentuk kekecewaan partainya atas sikap sepihak Anies dan Partai Nasdem yang dianggap mengkhianati Partai Demokrat.

"Kita semua kader Partai Demokrat kecewa dengan pengkhianatan yang dilakukan oleh Anies Baswedan yang tiba-tiba mengambil keputusan tanpa mengajak bicara pimpinan kami di pusat (AHY)," kata Idris di sela kegiatan penurunan baliho Anies.

Menurut Idris, selain gambar-gambar berupa baliho dan banner yang terpasang di pinggir jalan dan rumah-rumah kader Partai Demokrat, aksi penurunan gambar juga dilakukan di semua akun media sosial partai seperti instagram, tiktok, dan facebook.

"Ada ratusan banner dan baliho yang tersebar sudah saya perintahkan kepada semua kader untuk dicopot. Di sosial media juga kita perintahkan untuk dihapus, hari ini akan kita tuntaskan sesuai perintah DPP," tambahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perihal gambar yang hanya diturunkan dan dilipat, kata Idris, pihaknya tidak ingin meluapkan kemarahan dengan cara yang cenderung anarkis. Selain itu, banner dan baliho itu masih bisa dimanfaatkan warga untuk menjemur padi di kampung.

"Kita ingin tunjukkan partai kami dengan cara santun, kalau (banner) ini disobekkan malah timbulkan sampah padahal ini bisa digunakan warga di kampung untuk jemur padi dan sebagainya," pungkasnya. (wso/hen)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT