News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lereng Merapi Ungup-Ungup Terbakar, Pendakian ke Kawah Ijen Terancam

Kebakaran yang melanda lereng Merapi Ungup-Ungup mulai mengancam aktivitas pendakian kawah Ijen.
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 11 Agustus 2023 - 18:58 WIB
Lereng Merapi Ungup-ungup Banyuwangi terbakar, Jumat (11/8).
Sumber :
  • tvOne - happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com - Kebakaran yang melanda lereng Merapi Ungup-Ungup mulai mengancam aktivitas pendakian kawah Ijen. Lokasi kebakaran hanya berjarak 3-4 kilometer ke destinasi Ijen. Asap kebakaran dikhawatirkan mengganggu wisatawan.

Meski amukan api mendekati puncak Ijen, jalur pendakian masih dibuka. Kondisinya tetap normal. Kondisi ini diuntungkan arah angin yang bergerak ke utara. Sehingga, asap menjauhi kawasan wisata Ijen. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Pendakian ke Ijen masih normal. Malam hari memang ada asap membumbung, tapi aman. Jika siang, angin ke arah utara,” kata Kepala Pos Taman Wisata Alam Ijen, Sigit Haribowo, Jumat (11/8).

Meski jauh dari kawasan pendakian Ijen, petugas tetap siaga. Pihaknya sudah menerjunkan tim untuk memantau perkembangan titik api. Termasuk, memantau di sekitar puncak Merapi Ungup-Ungup, sehingga memastikan pergerakan api. 

“Kami sudah terjunkan tim bersama Perhutani dan Polsek Kalipuro. Intinya, kita pantau terus,” jelasnya lagi.

Kebakaran melanda lereng Merapi Ungup-Ungup sejak Kamis (10/8) malam. Lokasi ini masuk kawasan cagar alam Kawah Ijen. Diduga, kebakaran dipicu musim kemarau.

Api mulai merembet dan mendekati kawasan puncak Kawah Ijen. Titik api mulai diketahui sejak tiga hari terakhir. Namun, kobaran api terlihat membesar, Kamis malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pemandangan ini terlihat jelas dari beberapa sudut kota Banyuwangi. Hingga Jumat siang, kepulan asap masih tampak membumbung tinggi.

Belum diketahui berapa luasan hutan yang dilalap api. Namun, dari pemantauan sementara, luasannya sudah menembus belasan hektar. Titik api paling banyak berada di kawasan Perhutani. Sedangkan di kawasan cagar alam Ijen terpantau dua titik. Satu titik di utara puncak Merapi Ungup-Ungup, satu lagi di barat Merapi Ungup-Ungup. Lokasi api hanya berjarak sekitar 4 kilometer dari Ijen. (hoa/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT