News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Penemuan Mayat Korban Mutilasi di Jombang, Polisi : selain Kepala, Isi Perut Korban juga Hilang

Hasil autopsi terhadap mayat korban pembunuhan dengan cara mutilasi yang ditemukan di Jombang, Jawa Timur terdapat hal yang mengejutkan.
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 8 Agustus 2023 - 17:40 WIB
AKP Aldo Febrianto Kasatreskrim Polres Jombang
Sumber :
  • tvOne - umar sanusi

Jombang, tvOnenews.com - Hasil autopsi terhadap mayat korban pembunuhan dengan cara mutilasi yang ditemukan di Jombang, Jawa Timur terdapat hal yang mengejutkan. Yaitu, seluruh isi perut korban kosong saat ditemukan termasuk ginjal. Meskipun belum diketahui identitasnya, kasus tersebut telah dinaikkan ke tahap penyidikan.

"Dari reskrim juga sudah koordinasi dengan Labfor Polda memberikan sampel tulang, siapa tahu ada keluarganya yang hilang bisa dapat uji DNA di Labfor Polda Jatim. Untuk proses penyelidikannya sendiri sekarang sudah kita naikkan, tadi sore kita naikkan ke gelar tahap penyidikan," jelas AKP Aldo Febrianto, Kasatreskrim Polres Jombang dalam jumpa pers di Mapolres Jombang, Senin (7/8) sore.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Aldo juga menjelaskan, hingga Senin sore, kepala korban belum ditemukan. Selain belum ditemukan, ada pernyataan baru yang mengejutkan dari Kasatreskrim, yaitu seluruh isi perut korban kosong saat ditemukan, termasuk ginjal.

"Dari dokter forensik menyebutkan ada luka, yang sebelum meninggal dan setelah meninggal. Jadi ada dugaan mayat tersebut mengalami penganiayaan sebelum meninggal. Setelah meninggal dipotong-potong menjadi dua bagian dalam dua karung. Dari keterangan dokter forensik tidak menemukan isi perut. Jadi ada indikasi pelaku mengeluarkan isi perut setelah korban meninggal," papar AKP Aldo. 

Untuk mengungkap identitas korban polisi telah meminta keterangan sejumlah saksi. Diantaranya Sunawan, pencari ikan yang menemukan pertama kali, Kepala Desa Japanan serta Suyatno, petani yang mengaku telah melihat truk berhenti di sekitar TKP pada hari Senin dini hari sebelum ditemukan.

"Hasil wawancara dengan Suyatno bilangnya melihat tapi dia lupa terkait masalah tanggalnya. Suyatno melihat mobil di sekitar situ ketika dia mengairi sawah. Dia tidak bisa memastikan berhenti atau tidak, cuma lewat," kata Kasatreskrim. (usi/gol) 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT