News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pertengahan Bulan Suro, Nelayan di Muncar Banyuwangi Larung Sesaji di Selat Bali

Memasuki pertengahan bulan Suro, nelayan di Muncar, Banyuwangi menggelar ritual Petik Laut, Rabu (2/8) pagi dengan melarung sesaji di perairan Selat Bali.
Rabu, 2 Agustus 2023 - 13:29 WIB
Ritual Petik Laut
Sumber :
  • happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com – Memasuki pertengahan bulan Suro dalam kalender Jawa, nelayan di Muncar, Banyuwangi menggelar ritual Petik Laut, Rabu (2/8) pagi. Ritual ditandai dengan melarung sesaji di perairan Selat Bali. Tradisi turun temurun ini sebagai ungkapan syukur kepada sang pencipta, sekaligus memohon berkah keselamatan.

Sesaji yang dilarung terbuat dari kepala kambing berisi pancing emas. Ada juga beragam hasil bumi. Seluruhnya ditempatkan pada sebuah perahu kecil yang dikenal dengan gitik. Ritual diawali dengan mengarak sesaji. Alunan gandrung, gamelan khas Banyuwangi terus bertalu mengiringi arak-arakan. Sesaji kemudian diupacarai di pusat pelelangan ikan. Lalu dibawa ke perahu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya, sesaji dibawa ke tengah laut. Puluhan perahu berukuran besar ikut mengiringi. Mereka berparade di laut lepas. Kondisi laut yang hening berubah riuh. Tiba di tengah laut, tepatnya di sebelah selatan Selat Bali, iring-iringan perahu berhenti.

Tokoh nelayan kemudian berdoa. Lalu, sesajen di dalam perahu diceburkan ke laut. Begitu sesajen nyemplung ke laut, para nelayan langsung berebut. Mereka mengambil air di sekitar sesaji, lalu disiramkan ke perahu masing-masing. Hal ini sebagai tanda memohon berkah agar tangkapan nelayan melimpah selama setahun ke depan. 

“Ini tradisi rutin kaum nelayan di Muncar. Tujuannya, ungkapan syukur kepada Allah setelah setahun kita menikmati hasil tangkapan ikan,” kata tokoh nelayan Muncar, Sihat Aftarjo usai ritual.

Usai melarung sesaji, ritual dilanjutkan dengan membawa rombongan penari Gandrung ke Tanjung Sembulungan. Ini sebagai penghormatan meninggalnya penari Gandrung yang dimakamkan di lokasi setempat. Ritual diakhiri dengan pesta rakyat. Nelayan disuguhkan beragam hiburan selama berhari-hari.

Kawasan Muncar selama ini dikenal dengan penghasil ikan nomor dua nasional. Hasil tangkapan ikannya beragam. Satu jenis ikan yang jarang ditemui di tempat lain adalah lemuru. Spesies ini menjadi komoditi ekspor lantaran memiliki kandungan protein yang bagus. Data dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), ekspor ikan dari Muncar banyak menembus pasar dunia. Diantaranya, China, Jepang, Eropa dan Amerika. (hoa/far)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT