News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Butuh Tenaga Ekstra, Tiga Kapal Nelayan Dikerahkan untuk Menarik Bangkai Mesin Pesawat di Panceng Gresik

- Penemuan bangkai mesin baling-baling pesawat yang diduga merupakan bangkai pesawat sisa peninggalan perang dunia ke-2, hingga saat ini masih didalami petugas
Kamis, 27 Juli 2023 - 10:51 WIB
Penemuan bangkai baling-baling pesawat
Sumber :
  • m habib

Gresik, tvOnenews.com - Penemuan bangkai mesin baling-baling pesawat yang diduga merupakan bangkai pesawat sisa peninggalan perang dunia ke-2, yang saat ini masih diamankan di kawasan Kampung Nelayan, Dusun Karang Tumpuk, Desa Campurejo, Kabupaten Gresik, hingga saat ini masih didalami petugas. Untuk sementara, bangkai mesin pesawat beserta baling-baling disimpan rapi oleh nelayan di balai nelayan setempat, Kamis(27/7).

Belum diketahui bangkai mesin pesawat yang ditemukan nelayan bernama Nafik itu memiliki nilai historis atau hanya sekadar bangkai pesawat biasa. Namun pengangkatan bangkai pesawat tersebut membutuhkan tenaga super ekstra. Setidaknya nelayan membutuhkan sebanyak tiga kapal untuk membawa bangkai pesawat sampai ke daratan pesisir Gresik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu Nafik, Ketua Rukun Nelayan, Dusun Karang Tumpuk, Desa Campurejo, Panceng, Gresik mengatakan, jika kronologis ditemukannya bangkai baling-baling pesawat bermula saat dirinya sedang mencari ikan dengan menebarkan jaringnya di tengah lautan. Dirinya semula tidak mengira jika niatnya mencari ikan malah menemukan besi tua yang ukurannya lebih besar dari mesin kapal miliknya.

"Tidak tahu, saya mengira itu kayu atau besi biasa. Semakin ditarik semakin berat. Sampai akhirnya saya minta bantuan kepada kapal lain itu membantu ikut membawa," kata Nafik saat ditemui sejumlah awak media di lokasi Kampung Nelayan Campurrejo.

Masih menurut Nafik, butuh sebanyak tiga kapal untuk membantu menarik bangkai mesin pesawat sampai ke daratan. Bahkan imbas dari penarikan bangkai pesawat beserta baling-balingnya tersebut, jaring yang biasanya digunakan melaut mengalami jebol alias rusak parah.

"Ya sudah tidak bisa digunakan jaringnya. Kalau dibilang rugi ya rugi. Tidak dapat ikan malah dapat bangkai besi. Akhirnya pulang tidak membawa apa-apa," tuturnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti dikabarkan sebelumnya, pascapenemuan bangkai pesawat, Amudi, Kades Campurejo menyatakan jika dugaan sementara bangkai mesin pesawat beserta baling-baling yang ditemukan warganya merupakan bangkai peninggalan zaman sisa sisa perang dunia ke dua. Kendati demikian kebenarannya masih didalami oleh petugas.

"Dugaan sementara bangkai pesawat perang dunia, karena beberapa bulan lalu ditemukan kerangka pesawat di Lamongan. Kemungkinan juga satu rangkaian," tegas Kades.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT