GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Agustusan, Penjual Bendera dan Umbul-Umbul Mulai Bermunculan di Lumajang

Menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) penjual bendera dan umbul-umbul khas 17 Agustusan mulai bermunculan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 25 Juli 2023 - 11:42 WIB
pedagang bendera dan umbul-umbul bermunculan
Sumber :
  • tvOne - wawan sugiarto

Lumajang, tvOnenews.com - Menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) penjual bendera dan umbul-umbul khas 17 Agustusan mulai bermunculan di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Beraneka ukuran bendera dan umbul-umbul, nampak dijajakan penjual pada lapak dadakan di pinggiran jalan yang dianggap strategis untuk berjualan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seperti pantauan tim tvOnenews.com di lapangan pada Selasa (25/7), deretan bendera berbagai ukuran serta umbul-umbul menghiasi sepanjang pinggiran jalan di tengah kota seperti Jalan Veteran, Panjaitan, Ahmad Yani hingga di pinggiran jalan poros di sepanjang jalan raya Pasirian Sumbersuko.

"Saya baru empat hari ini, jualan. Alhamdulillah sudah mulai ada yang laku meskipun tidak begitu banyak," kata salah satu pedagang, Asep Kurniawan kepada tvOnenews.com, Selasa (25/7).

Asep yang merupakan pedagang bendera dadakan asal Tasikmalaya Bandung ini, menuturkan bahwa pembeli bendera dan umbul-umbul biasanya mulai ramai pada awal bulan Agustus mendatang. Tapi ia sudah bersiap sebelum memasuki bulan Agustus bersama sejumlah temannya.

"Kami patungan kos di rumah warga. Sudah langganan sejak lama. Tahun ini saya bawa persiapan stok yang banyak dari Tasikmalaya. Biasanya ramai mulai tanggal 1 Agustus," tutur Asep.

"Kami buka lapak mulai pukul 6 pagi sampai 6 sore. Kadang kalau cuaca bagus sampai jam 9 malam," imbuhnya.

Di lapak milik Asep, bendera merah putih dijual dengan harga bervariasi, tergantung besar kecilnya ukuran. Untuk di spion motor dijual Rp5 ribu, bendera kecil untuk di truk Rp10 ribu, yang besar buat di tiang bendera Rp35-75 ribu, sedangkan untuk ukuran besar buat background rumah Rp200 ribu dan umbul-umbul Rp100 ribu.

Asep menyebut, sebelumnya dalam semusim atau dalam rentang satu bulan berjualan bendera dan umbul-umbul ia bisa meraup uang jutaan rupiah. Namun sejak adanya pandemi Covid 19 kemarin, omzet penjualan anjlok.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dulu, waktu sebelum pandemi kami bisa meraup untung hingga 7 juta sebulan. Kami biasanya berjualan hingga tanggal 16 Agustus saja. Semoga tahun ini omzet penjualan kembali naik," pungkasnya. (wso/gol)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wakil Rakyat Papua Tengah Tagih Realisasi Pasal 4 Ayat 4 UU Otsus

Wakil Rakyat Papua Tengah Tagih Realisasi Pasal 4 Ayat 4 UU Otsus

Pasal tersebut mengamanatkan perlunya pertimbangan kepala daerah dalam kebijakan pemerintah pusat
Menjelang Ramadan Perlindungan Kerja Mitra Pengemudi Diperkuat

Menjelang Ramadan Perlindungan Kerja Mitra Pengemudi Diperkuat

Mitra pengemudi memegang peran sentral dalam operasional.
Disindir Rafael Leao! Gol Kontroversial Parma Bikin AC Milan Murka

Disindir Rafael Leao! Gol Kontroversial Parma Bikin AC Milan Murka

Bintang AC Milan, Rafael Leao, tak menyembunyikan kekecewaannya setelah gol kemenangan Parma di San Siro pada laga Liga Italia, Minggu (22/2/2026).
Usai Ucapannya ‘Tidur Terganggu Karena Sahur’ Viral, Cut Rizki Berikan Klarifikasi dan Memohon Maaf

Usai Ucapannya ‘Tidur Terganggu Karena Sahur’ Viral, Cut Rizki Berikan Klarifikasi dan Memohon Maaf

Seorang beauty influencer, Cut Rizki, mendadak ramai diperbincangkan netizen setelah pernyataannya tentang sahur menuai kontroversi dan viral di media sosial.
DPR sebut Mie Sedaap Janji Setop PHK, Dasco Imbau Para Pekerja Tidak Lagi Khawatir

DPR sebut Mie Sedaap Janji Setop PHK, Dasco Imbau Para Pekerja Tidak Lagi Khawatir

Baru-baru ini, DPR RI telah menerima aspirasi para pekerja yang mengeluhkan pemutusan hubungan kerja (PHK) masal di PT Karunia Alam Segar, produsen Mie Sedaap
Usai Lebaran, DPR Mulai Bahas Revisi UU Ketenagakerjaan

Usai Lebaran, DPR Mulai Bahas Revisi UU Ketenagakerjaan

Wakil Ketua DPR RI, Dasco menyampaikan, bahwasanya revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan mulai dibahas pada masa sidang selanjutnya.

Trending

DPR sebut Mie Sedaap Janji Setop PHK, Dasco Imbau Para Pekerja Tidak Lagi Khawatir

DPR sebut Mie Sedaap Janji Setop PHK, Dasco Imbau Para Pekerja Tidak Lagi Khawatir

Baru-baru ini, DPR RI telah menerima aspirasi para pekerja yang mengeluhkan pemutusan hubungan kerja (PHK) masal di PT Karunia Alam Segar, produsen Mie Sedaap
Usai Ucapannya ‘Tidur Terganggu Karena Sahur’ Viral, Cut Rizki Berikan Klarifikasi dan Memohon Maaf

Usai Ucapannya ‘Tidur Terganggu Karena Sahur’ Viral, Cut Rizki Berikan Klarifikasi dan Memohon Maaf

Seorang beauty influencer, Cut Rizki, mendadak ramai diperbincangkan netizen setelah pernyataannya tentang sahur menuai kontroversi dan viral di media sosial.
Disindir Rafael Leao! Gol Kontroversial Parma Bikin AC Milan Murka

Disindir Rafael Leao! Gol Kontroversial Parma Bikin AC Milan Murka

Bintang AC Milan, Rafael Leao, tak menyembunyikan kekecewaannya setelah gol kemenangan Parma di San Siro pada laga Liga Italia, Minggu (22/2/2026).
Usai Lebaran, DPR Mulai Bahas Revisi UU Ketenagakerjaan

Usai Lebaran, DPR Mulai Bahas Revisi UU Ketenagakerjaan

Wakil Ketua DPR RI, Dasco menyampaikan, bahwasanya revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan mulai dibahas pada masa sidang selanjutnya.
Menjelang Ramadan Perlindungan Kerja Mitra Pengemudi Diperkuat

Menjelang Ramadan Perlindungan Kerja Mitra Pengemudi Diperkuat

Mitra pengemudi memegang peran sentral dalam operasional.
Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT