News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tebing Perbukitan Piket Nol Longsor, Jalur Lumajang - Malang Terputus Total

Akibat hujan lebat yang tak kunjung reda, menyebabkan tebing setinggi 50 meter di kilometer 59 jalur Piket Nol Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang mengalami longsor, Jumat (7/7).
  • Reporter :
  • Editor :
Jumat, 7 Juli 2023 - 09:55 WIB
Tebing Perbukitan Piket Nol Longsor, Jalur Lumajang - Malang Terputus Total
Sumber :
  • tvOne - wawan sugiarto

Lumajang, tvOnenews.com - Akibat hujan lebat yang tak kunjung reda, menyebabkan tebing setinggi 50 meter di kilometer 59 jalur Piket Nol Desa Sumberwuluh, Kecamatan Candipuro, Lumajang mengalami longsor, Jumat (7/7).

Menurut Camat Candipuro, Agus Samsul Hadi, tanah longsor susulan ini terpantau sejak dini hari. Awalnya, material longsor hanya menutup separuh jalan namun akhirnya tertutup total.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini dampak dari hujan lebat sejak kemarin sore. Ini longsor susulan dan lebih parah. Laporan dari warga, longsor terpantau sejak pukul 1 dini hari. Awalnya hanya menutup separuh jalan, namun akibat terus terjadi susulan akhirnya jalan tertutup total," kata Agus kepada tvOnenews.com.

Agus menjelaskan, bahwa pihaknya belum bisa memastikan ada berapa titik tanah longsor di jalur Piket Nol ini, mengingat akses jalan tertutup total dan hingga pukul 07.45 WIB, hujan lebat masih terjadi.

"Sejauh ini baru satu titik ini yang longsor. Kami belum bisa naik lagi karena akses jalan putus total. Upaya evakuasi material longsor juga belum bisa dilakukan. Rawan longsor susulan," imbuhnya.

Sementara itu, pantauan tim tvOnenews.com di lokasi, terlihat tebing yang mengalami longsor setinggi 50 meter, lebar 10 meter, panjang kurang lebih 25 meter serta ketebalan hingga 8 meter. Disamping itu, selain hujan lebat masih terjadi, cuaca di lokasi juga tertutup kabut tebal.

Terpantau juga, antrian panjang kendaraan roda 2 maupun roda 4 dari arah Lumajang akibat tidak bisa melintas.

"Ini dampaknya jalur Lumajang - Malang dan sebaliknya terputus total. Hingga saat ini belum ada laporan masuk terkait jatuhnya korban," terang Agus.

Agus menghimbau kepada para pengguna jalan, untuk mencari jalur alternatif lain jika hendak ke Malang maupun Lumajang dan sebaliknya, sebab selain jalur piket nol putus total, jalur alternatif Besuk Kobokan juga terputus akibat terjangan lahar dingin Semeru.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Untuk pengguna jalan kita himbau melewati jalur Probolinggo. Sebab jalur piket nol dan curah kobokan sama-sama terputus," pungkasnya. (wso/gol)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT