News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pelaku Pembunuhan Muazin Masjid di Surabaya Terungkap! Ternyata Kakak Kandung Korban

Polisi akhirnya berhasil mengamankan pelaku pembunuhan muazin atau juru azan masjid di Jalan Kunti, Surabaya pada hari raya Idul Adha lalu. Pelaku tak lain adalah kakak kandung korban.
  • Reporter :
  • Editor :
Selasa, 4 Juli 2023 - 16:46 WIB
SA (35) warga Jalan Kunti Gang 2, Kelurahan Sidotopo, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya
Sumber :
  • tvOne - zainal azkhari

Surabaya, tvOnenews.com – Polisi akhirnya berhasil mengamankan pelaku pembunuhan muazin atau juru azan masjid di Jalan Kunti, Surabaya pada Kamis (29/6), tepat saat Hari Raya Idul Adha lalu. Pelaku tak lain adalah kakak kandung korban.

SA (35) warga Jalan Kunti Gang 2, Kelurahan Sidotopo, Kecamatan Semampir, Kota Surabaya ditetapkan tersangka setelah menusuk adik kandungnya MF (25). Ia mengaku emosi terhadap adiknya yang menghalangi saat pelaku sedang meminta uang pada ibunya, berinisial K.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia meminta Rp50 ribu untuk membeli jajan anaknya, namun tidak diberi K karena tak punya uang.

“Minta Rp50 ribu gak dikasih karena gak punya uang,” ujar SA saat dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolres Pelabuhan Tanjung Perak, Selasa (4/7).

Terungkap fakta bahwa pelaku sering cekcok dengan adiknya perihal uang. Karena, SA sehari-hari tidak bekerja dan tinggal satu rumah dengan MF, ibu, istri dan anaknya serta anggota keluarga lain. Sementara keuangan keluarganya bergantung pada ibunya.

“Sering (cekcok) perkara uang,” imbuhnya.

Sementara AKP Arief Rizky Wicaksana, Kasat Reskrim Polres Pelabuhan Tanjung Perak menyebut, SA dikenai Pasal 351 Ayat 3 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara, pasca menusuk MF hingga meninggal dunia dan keponakannya HR (19) yang masih luka-luka.

“Modus operandi, dia menusuk kedua korban, karena dia sakit hati dimarahi korban dan orang tua,” jelasnya.

Dugaan gangguan jiwa yang dialami SA, lanjut Arief masih akan didalami.

“Tetap dicek. Keterangan keluarga seperti itu (pelaku mengalami gangguan jiwa). Tapi sampai hari ini belum bisa menunjukkan rekam medis,” tambahnya.

Berdasarkan riwayat, pelaku yang diamankan saat Hari Raya Idul Adha Kamis (29/6) di Pesapen Surabaya itu pernah dipenjara atas kasus narkoba.

“Tahun 2006, perkara narkoba di Polsek Bubutan sebagai pemakai,” tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diberitakan sebelumnya, SA menusuk MF dan HR pada Kamis (29/6) lalu usai sakit hati dimarahi kedua korban saat ketahuan memaksa minta uang pada sang ibu. Akibatnya MF meninggal dan HR mengalami luka berat. (zaz/gol)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT