GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Segera Dipulangkan, Korban Keracunan Massal yang Dirawat di Puskesmas Tanah Kali Kedinding Kondisinya Membaik

Sampai hari ini, korban keracunan massal warga Kalilom Lor Indah Seruni 2 Surabaya, masih dirawat di Puskesmas Tanah Kali Kedinding. Kondisi mereka saat ini sudah membaik, dan rencananya dokter Puskesmas akan segera memulangkannya.
  • Reporter :
  • Editor :
Senin, 3 Juli 2023 - 10:31 WIB
Korban Keracunan Massal yang Dirawat di Puskesmas
Sumber :
  • tvOne - sandi irwanto

Surabaya, tvOnenews.com - Sampai hari ini, korban keracunan massal warga Kalilom Lor Indah Seruni 2 Surabaya, masih dirawat di Puskesmas Tanah Kali Kedinding. Kondisi mereka saat ini sudah membaik, dan rencananya dokter Puskesmas akan segera memulangkannya.

Selain dirawat di Puskesmas, para korban keracunan menu makanan olahan daging kurban ini juga dirawat di sejumlah rumah sakit di Surabaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga Kalilom Lor Indah gang Seruni 2 Surabaya, yang mengalami keracunan massal  karena mengkonsumsi olahan daging kurban, sampai Senin pagi (3/7) masih  ada yang dirawat di salah satu ruangan di Puskesmas Tanah Kali Kedinding Surabaya. Dari 25 warga yang sebelumnya dirawat di Puskesmas ini, saat ini tinggal tujuh warga yang masih dirawat.

Menurut dokter Kresna, Tenaga Kesehatan Puskesmas, saat ini ke tujuh korban keracunan massal tersebut kondisinya terus membaik, setelah mendapat penanganan dan perawatan intensif dari tim medis Puskesmas. Meski sudah membaik, namun mereka masih diberi cairan infus, dan dalam tahap recovery atau pemulihan.

“Berbeda dengan saat mereka pertama kali masuk ke puskesmas, yang kondisinya lemas, dengan keluhan kepala pusing, mual dan muntah-muntah, diare dan tubuh panas. Saat ini para korban sudah cukup membaik, dan hari ini rencananya mereka akan segera dipulangkan ke rumahnya,” ungkap dr Kresna.

Sementara itu, Sami'is, salah satu warga yang seluruh anggota keluarganya terkena keracunan massal ini mengatakan, jika istrinya sudah diperbolehkan pulang, namun kedua anaknya masih menjalani rawat inap di Puskesmas lantaran kondisinya belum memungkinkan untuk pulang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tak hanya anggota keluarga intinya saja yang terkena keracunan massal, namun adik dan beberapa keluarga lainnya juga terdampak keracunan massal, setelah menyantap hidangan acara tradisi makan-makan yang digelar di kampungnya saat momen Hari Raya Idul Adha ini.

"Istri sudah pulang, sudah dinyatakan membaik. Tapi kedua anak saya masih dirawat di puskesmas, masih rawat inap hingga kini," ucap Sami'is.
Sebelumnya, Puskesmas ini menangani 25 warga yang mengalami keracunan massal setelah menyantap olahan daging kurban. Saat itu menunya adalah gule, krengsengan dan sate.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT