News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Teler dan Jalan Sempoyongan, Seorang Pria Ditemukan Tewas di Dasar Sungai Metro

Seorang pria ditemukan tewas di dasar Sungai Metro Jalan Pisangcandi Barat RT 09 RW 04, Kelurahan Pisangcandi, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jumat (23/6) siang.
Sabtu, 24 Juni 2023 - 08:54 WIB
Evakuasi jenazah di dasar Sungai Metro
Sumber :
  • edi cahyono

Malang, tvOnenews.com - Seorang pria ditemukan tewas di dasar Sungai Metro Jalan Pisangcandi Barat RT 09 RW 04, Kelurahan Pisangcandi, Kecamatan Sukun, Kota Malang, Jumat (23/6) siang.

Tentu saja penemuan mayat pria yang berusia 42 tahun ini menggemparkan warga sekitar dan para pengguna jalan yang melintas sekitar Jembatan Dieng Kota Malang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wartawan tvOnenews.com yang datang ke lokasi kejadian, melihat para petugas kepolisian dan Tim SAR Malang Raya sibuk melakukan proses evakuasi.

Saksi mata, Suhendro (55) yang merupakan driver ojol saat ditemui tvOnenews.com mengatakan, kalau kejadian persisnya dirinya tidak mengetahui, namun saat itu, dia mendengar teriakan dari seorang nenek kalau ada orang tergeluntung dari atas pembatas jembatan sungai dengan kedalaman hampir 25 meter.

"Saya taunya adanya teriakan dari seorang nenek kalau ada pria dalam kondisi teler (mabuk) terjatuh dari pembatas jalan dekat sungai ke dasar sungai," katanya.

Lanjut, dirinya mendatangi lokasi yang dimaksud dan menemukan sepasang sandal selop warna hitam serta makanan mi ayam milik korban di tepian jalan dekat pembatas sungai.

"Korban kayak teler (mabuk) dan tidur-tiduran di atas pembatas tanggul Sungai Metro hingga tergeluntung ke dasar sungai dan meninggal dunia di lokasi," urainya.

Sementara Ningsih (56) penjual mi ayam warga Jalan Gilimanuk Kelurahan Samaan mengatakan, kalau sekitar pukul 12.15 WIB, korban berjalan dari arah selatan Pisangcandi Barat RW 04 Kelurahan Pisangcandi, ke warungnya dalam kondisi mabuk.

"Sempat saya marahi, kamu kalau mabuk jangan di tengah-tengah kursi warung, menganggu orang yang hendak makan, namun korban hanya jawab heeh sambil mengambil mendol dan dimakannya," terang Ningsih.

"Karena tak dihiraukan, terus saya usir, kalau kamu terus begini, sana! Jangan di sini, terus dia jalan menuju ke pembatas jalan dekat pohon bambu sambil sempoyongan hingga tiduran. Dan ada kabar kalau korban gelundung hingga meninggal dunia," sambungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara Bhabinkabtinas Pisangcandi, Bripka Pol Heri mengatakan, kalau korban bekerja selaku jukir di Pasar Mergan Malang.

"Korban warga Jalan Klampok Kasri RT 04 RW 04 Kelurahan Gadingkasri, Klojen, Kota Malang," ujarnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT