GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gudang Pengolahan Porang di Kasembon, Malang Terbakar, Kerugian Ditaksir Ratusan Juta Rupiah

Sebuah gudang pengolahan porang di kawasan Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, mengalami kebakaran hebat
Selasa, 13 Juni 2023 - 13:57 WIB
gudang pengolahan porang Kasembon, Malang, terbakar
Sumber :
  • tim tvone - edy cahyono

Malang, tvOnenews.com - Sebuah gudang pengolahan porang di kawasan Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang, mengalami kebakaran hebat. Insiden ini tak menimbulkan  korban jiwa. Namun, menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai ratusan juta rupiah.

Kebakaran ini terjadi sekitar pukul 05.00 WIB pagi, sebuah perusahaan industri pengolahan porang di Dusun Besuk RT 07 RW 03 Desa Sukosari, Kecamatan Kasembon, Kabupaten Malang terbakar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Petugas pemadam kebakaran dari Kabupaten Kediri dan Kota Batu yang tiba di lokasi dengan cepat berusaha keras untuk memadamkan api yang terus membesar. Diperlukan beberapa jam untuk akhirnya mengendalikan kobaran api. 

Usaha mereka berhasil membatasi kerusakan pada gudang dan mencegah penyebaran api. Tidak ada laporan mengenai korban jiwa dalam kejadian ini. Namun pemilik gudang pengolahan porang mengalami kerugian materiil.

Kapolsek Kasembon AKP Guguk Windu Hadi, saat dikonfirmasi tvOnenews.com, membenarkan, jika sebuah gudang pengolah porang di Desa Sukosari terbakar, Selasa (13/6). 

"Benar mas, penyebab kebakaran diduga berasal dari oven atau pemanas yang terbuat dari triplek pengering porang. Pihak berwenang setempat, termasuk Polsek dan pemadam kebakaran, segera memulai penyelidikan untuk menentukan penyebab pasti kebakaran tersebut," kata Windu Hadi.

Kapolsek Kasembon juga menyampaikan, awalnya mengetahui terjadi kebakaran, pihak Polsek menerima laporan dari warga pada pukul 05.00 WIB. Setelah menerima laporan, kita tindaklanjuti dengan menghubungi petugas pemadam kebakaran Kabupaten Kediri. Kemudian dilakukan pengecekan bersama dengan Babinsa, Bhabinkamtibmas dan perangkat desa setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Alhamdulilah, setelah api berhasil di padamkan, dan dilakukan pengecekan tidak ada korban jiwa, para pekerja maupun pemilik selamat dari kobaran api," ucap Windu Hadi.

"Akibat kebakaran sebuah gudang pengolahan porang milik Toat, warga Desa Jombok, Kecamatan Ngantang korban mengalami kerugian materiil diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah, dan kini setelah api dinyatakan padam, warga bersama Babinsa dan Bhabinkamtibmas membatu melakukan pembersihan," pungkasnya. (eco/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret mendatang. Indonesia bahkan ditunjuk sebagai salah satu tuan -
Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT