News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Idul Adha, Dinas Peternakan Kabupaten Madiun Perketat Jual Beli Hewan Kurban dari Luar Daerah

Sejumlah petugas gabungan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun bersama petugas vaksinator, Sabtu (10/6) mulai gencar melakukan sidak pasar hewan yang ada di Madiun.
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 10 Juni 2023 - 12:53 WIB
Pasar hewan Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun
Sumber :
  • tvOne - miftakhul erfan

Madiun, tvOnenews.com - Sejumlah petugas gabungan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Kabupaten Madiun bersama petugas vaksinator, Sabtu (10/6) mulai gencar melakukan sidak pasar hewan yang ada di Madiun.

Seperti yang dilakukan di pasar hewan Desa Bajulan, Kecamatan Saradan, Kabupaten Madiun ini, petugas gabungan menyisir seluruh lapak penjualan hewan kurban.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Satu persatu ternak yang akan dijual untuk kebutuhan hewan kurban dilihat dan dilakukan pengecekan kondisi kesehatan dan fisik baik kambing maupun sapi untuk memastikan hewan tersebut bebas penyakit dan layak untuk kurban.

Kepala Bidang Peternakan DKPP Kabupaten Madiun, Bagus Sri Yulianta mengatakan pemeriksaan kesehatan tersebut meliputi gigi, telinga dan kaki pada hewan yang siap kurban. Selain itu pemeriksaan juga difokuskan pada lalu lintas peredaran hewan kurban dari luar daerah.

“Kita periksa fisiknya, baik gigi, telinga dan kaki-kakinya cacat atau tidak, sudah umur atau belum,” kata Bagus.

Selain kambing, petugas gabungan juga dengan teliti mengecek satu persatu berkode pada sapi untuk melihat asal ternak dan sudah divaksin PMK apa belum. Jika sapi yang masuk Madiun belum di vaksin PMK minimal dosis 1, maka sapi tersebut dilarang dijual di Madiun dan dikembalikan ke daerah asal.

“Yang kita antisipasi dari ternak luar daerah adalah perpindahan penyakit, jadi semisal hewan dari Nganjuk ke sini (Madiun) harus wajib ada vaksinya. Tapi Alhamdulilah hari ini tidak ada temuan baik PMK maupun LSD,” imbuhnya. 

Bagus juga mengaku, jika rata-rata yang diperjual belikan di Madiun masih didominasi ternak local, sehingga masih aman karena hewan ternak di Madiun sudah di vaksin semua.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu Heri Prasetyo, salah satu pedagang sapi mengaku saat ini daya beli hewan kurban cenderung standart. Dimungkinkan saat menjelang H-3 pembelian hewan kurban akan meningkat. 

Selain itu, Heri juga berharap agar jual beli sapi setelah Idul Adha kembali normal. Seperti sapi dari luar Jawa bisa masuk maupun sebaliknya sapi dari Madiun bisa di jual keluar. Agar peternak bisa kembali mendapatkan hasil.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT