News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Garap Sektor Informal, BPJS Ketenagakerjaan di Banyuwangi Luncurkan Program Perisai

Rendahnya kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan di Banyuwangi membuat BPJS Ketenagakerjaan setempat membuat gebrakan. Terbaru, warga Banyuwangi diajak menjadi agen.
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 10 Juni 2023 - 11:44 WIB
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Banyuwangi Eneng Siti Hasanah menjelaskan program terbaru BPJS Ketenagakerjaan, Jumat (9/6) sore.
Sumber :
  • tvOne - happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com – Rendahnya kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan di Banyuwangi membuat BPJS Ketenagakerjaan setempat membuat gebrakan. Terbaru, warga Banyuwangi diajak menjadi agen. Inovasi ini dikenal dengan program, Penggerak Jaminan Sosial Indonesia (Perisai).

Program yang diluncurkan tahun 2022 ini menyasar para pekerja sektor informal. Bahkan, hingga ke pelosok desa. Targetnya, mereka bisa ikut menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan mandiri atau bukan penerima upah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Data dari BPS, angkatan kerja di Banyuwangi sekitar 820.000. Dari jumlah ini, hingga tahun 2022, yang terdaftar dalam BPJS Ketenagakerjaan masih di bawah 100.000 orang. Ini yang terus kita dorong,” kata Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Banyuwangi, Eneng Siti Hasanah disela sosialisasi program BPJS Ketenagakerjaan tahun 2023, Jumat (9/6) sore.

Selama ini, para peserta BPJS Ketenagakerjaan masih didominasi sektor formal. Artinya, dari kalangan karyawan perusahaan atau unit usaha. Itupun, menurut Eneng, jumlahnya belum maksimal. Apalagi, mereka yang dari sektor informal. 

“Sektor informal ini, seperti para pedagang, nelayan, petani, tukang ojek dan lainnya banyak yang belum terdaftar. Padahal, sama-sama memiliki resiko kecelakaan kerja,” jelasnya.

Kehadiran kader Perisai ini mirip agen yang akan merekrut para peserta BPJS Ketenagakerjaan. Untuk menjadi kader Perisai ini syaratnya cukup mudah. Diantaranya, terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan, memiliki rekening bank yang ditunjuk serta memiliki alat komunikasi online. 

“Harapan kami, Perisai ini bisa bergerak mengajak pekerja sektor informal dalam BPJS Ketenagakerjaan,” jelas Eneng.

Program Perisai ini akan memudahkan peserta untuk mendaftar, pun dengan pembayaran. Kegiatan kader Perisai ini juga ikut membuka lapangan pekerjaan. Sebab, penghasilannya cukup lumayan. Kader Perisai bisa mendapatkan fee hingga 15 persen dari total pembayaran peserta yang direkrutnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bagi yang berminat bisa mendaftar ke kantor BPJS Ketenagakerjaan. Saat ini, baru ada sekitar 50 agen Perisai ini. Kebutuhannya masih banyak,” tutupnya.

Khusus kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan sektor informal ini diberikan angsuran sangat murah. Hanya, Rp16.800 per bulan untuk jaminan kecelakaan kerja dan jaminan kematian. Jika ingin mendapatkan jaminan hari tua tinggal menambah angsuran Rp20.000 per bulan. Dengan dua kepesertaan ini akan mendapatkan santunan kematian hingga Rp70 juta. Bahkan, beasiswa untuk 2 anak hingga sarjana. (hoa/gol)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan ton sampah dari tiga daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros akan diolah menjadi tenaga listrik
Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Kapten Jakarta Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar, menilai performa timnya saat mengalahkan Jakarta Garuda Jaya berjalan cukup optimal.
Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri mengirim 148 personel gabungan ke Provinsi Papua Tengah dalam rangka penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 
Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung kaget dengan adanya penampakan benda bercahaya misterius bak roket melintasi di atas langit saat malam hari di Provinsi Lampung. 
Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur, berpotensi meningkat pada 2026, seiring dengan kelanjutan pembangunan
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 

Trending

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT