News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pegiat Kearsipan Nasional Berkumpul di Banyuwangi, Dukung Digitalisasi Arsip

Ratusan komunitas kearsipan dari berbagai lembaga dan individu se-Indonesia berkumpul di Banyuwangi, upaya mendorong digitalisasi kearsipan
Selasa, 23 Mei 2023 - 11:43 WIB
Pegiat Kearsipan Nasional di Banyuwangi, Dukung Digitalisasi Arsip
Sumber :
  • tim tvone - happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com - Ratusan komunitas kearsipan dari berbagai lembaga dan individu se-Indonesia berkumpul di Banyuwangi, Senin (22/5). Kegiatan ini bagian dari upaya mendorong digitalisasi kearsipan. Manfaatnya, memudahkan pencarian, sekaligus menghemat gedung dalam penyimpanan.

Berkumpulnya para pegiat kearsipan ini dalam rangka serangkaian Hari Kearsipan Nasional ke-52. Dipilihnya Banyuwangi bukan tanpa alasan. Kabupaten ujung timur Jawa ini memiliki spirit yang kuat dalam kearsipan, sehingga layak dicontoh dan disebarluaskan ke daerah lain. Alasan lainnya, perkembangan Banyuwangi yang sangat pesat ternyata tidak lepas dari kearsipan yang baik. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Perkembangan Banyuwangi ini sangat bagus. Ini sangat tepat untuk dipilih berkumpulnya komunitas kearsipan dan mencontoh spirit yang pernah ada,” kata Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANR), Imam Gunarto.

Arsip, menurutnya, menjadi pembelajaran masa lalu. Dengan arsip, harapannya menjadi spion sebuah peristiwa berbahaya yang pernah terjadi. Dengan begitu, arsip yang menjadi memori kolektif bangsa bisa dijadikan penyemangat generasi mendatang. 

“Jadi, arsip itu untuk pembelajaran peristiwa di masa lalu,” tutupnya.

Digitalisasi arsip menjadi salah satu program yang didorong Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB). Dengan digitalisasi, memori kolektif bangsa bisa dijadikan spirit dalam membangun negara. 

“Hari Kearsipan ini bukan sekadar bagaimana mengelola arsip, tapi menjadikan memori kolektif bangsa menjadi spirit membangun. Contoh Korea yang bisa menyalip Jepang dengan memori kolektif bangsanya,” kata Menteri PANRB Abdullah Azwar Anas usai membuka Hari Kearsipan Nasional ke-52 di Banyuwangi.

Terkait digitalisasi arsip, menurutnya, menjadi program reformasi birokrasi. Dengan digitalisasi, dokumentasi akan lebih cepat dan transparan. Misalnya, ranah publik yang menggunakan digitalisasi KTP. Pun dengan arsip digital. Dengan kearsipan digital, tidak perlu banyak gedung untuk menyimpan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hari Kearsipan Nasional ke-52 ini diisi berbagai kegiatan, diantaranya pameran One Stop Service ANRI, pameran arsip statis “Memori Kolektif Bangsa dan Lintasan Sejarah Banyuwangi”, pameran UMKM dan Anugerah Kearsipan Tahun 2023. 

Puluhan para pegiat kearsipan, baik lembaga maupun individu mendapatkan penghargaan bergengsi ini. (hoa/hen)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT