News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kampoeng Wisata Heritage Kayoetangan Malang, Warga Keluhkan Kampoengnya Jadi Tematik

Kawasan Kayutangan Heritage di Jalan Basuki Rahmat Kota Malang makin hari makin menarik. Penataan bangunan di kawasan heritage tersebut terlihat sangat elok
Sabtu, 20 Mei 2023 - 23:33 WIB
Kampoeng Wisata Haritage Kayoetangan Malang
Sumber :
  • tim tvone - edy cahyono

Malang, tvOnenews.com - Kawasan Kayutangan Heritage di Jalan Basuki Rahmat Kota Malang makin hari makin menarik. Penataan bangunan di kawasan heritage tersebut terlihat sangat elok untuk dikunjungi masyarakat. Mulai lampu-lampu hias, pedestrian, hingga tempat duduk semakin menambah aura positif di kawasan tersebut.

Seiring dengan pembangunan di kawasan itu, banyak bermunculan kedai kopi serta warung makan yang bertebaran di wilayah tersebut. Banyak yang salah persepsi bahwa wisata kampung kayutangan heritage adalah pedestrian yang dibangun dengan tema kolonial di sepanjang jalan Basuki Rahmat, Klojen, Kota Malang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun yang sebenarnya Kampoeng Haritage Kayoetangan berada di dalam perkampungan yang banyak ditawarkan pada para pengunjung adalah puluhan bangunan kolonial yang masih berdiri di era milenial ini. 

Saat tvOnenenews.com masuk ke dalam ke Kampoeng Wisata Haritage Kayoetangan terlihat banyak rumah-rumah tua peninggalan era Belanda yang masih berdiri kokoh. Namun hanya segelintir wisatawan lokal saja yang terlihat.

Tampak sejumlah warga kampung yang bercengkrama di depan rumahnya. Mungkin saja mereka juga tengah menunggu pengunjung datang, karena tak sedikit warga kampung Kayutangan Heritage memiliki usaha UMKM, mulai dari kuliner makanan hingga perkopian.

Namun sebagian warga warga dan pelaku UMKM di Kampoeng Kayoetangan Heritage mengeluh sepinya wisatawan yang masuk ke kampung setelah pedestrian Kayutangan Heritage tertata rapih.

Rudi Haris (65) salah seorang warga kampung  dan pemilik warung kopi "Hamur Kopi Mbah Ndut” saat ditemui tvOnenews.com, di depan rumahnya era kolonial yang telah berusia 1 abad mengatakan, setelah adanya pembangunan di pedestrian dengan berbagai ornamen yang ada, banyak masyarakat yang berhenti untuk menikmati kayutangan heritage di pinggir jalan atau hanya sekedar ngopi di beberapa kedai yang ada di pedestrian kayutangan heritage.

"Makanya kita kalah, orang kalau kesini (Kampoeng Kayoetangan Heritage) seringkali saya tawari mampir untuk ngopi, katanya sudah ngopi di atas," ungkapnya.

Rudi juga menuturkan, sebelum pedestrian Kayutangan Heritage tertata rapih mulai dari belum adanya ornamen lampu hingga banyaknya kafe-kafe di sepanjang pedestrian, warung yang ia kelola, dalam sebulan saja ia mampu meraup hingga Rp2 juta.

"Pembeli dulu pernah sampai gazebo dekat sungai, sekarang satu hari gak dapat apa-apa. Sabtu dan Minggu saja pernah gak dapat satu rupiah pun. Sebulan dapat Rp100 ribu ya pernah," katanya.

Sementara Joni Ketua RT 2 RW 9 Kelurahan Kauman menyebutkan, bahwa memang tak ada satu persen pun yang masuk ke kawasan Kampoeng Wisata Kayoetangan Heritage meski di kawasan pedestrian ramai wisatawan.

Padahal, Pokdarwis sekitar sudah berupaya agar pengunjung masuk, namun hasilnya masih nihil.

"Di luar memang ramai kalau malam, tapi tidak ada satu persen pun yang masuk ke kampung. Pokdarwis juga berupaya agar pengunjung juga masuk ke kampung. Ya biar UMKM ini bisa bernafas juga," ujarnya.

Sementara itu, Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi mengaku bahwa pihaknya tak bisa menyalahkan keinginan wisatawan jika memang mereka lebih memilih untuk berada di sepanjang pedestrian Kayutangan Heritage.

Namun, ia memastikan bakal mengembalikan eksistensi Kampoeng Kayoetangan Heritage sebagai daya tarik utama destinasi wisata.

Maka, pihaknya ingin menyeimbangkan antara kawasan pedestrian Kayutangan Heritage dan Kampoeng Kayoetangan Heritage.

"Dengan fasilitas di luar mulai lengkap dan jadi saya tarik wisawatan, sehingga memang wisawatan berkurang masuk ke dalam," ujar Baihaqi, Jumat (19/5). 

Maka, sejumlah event dan promosi telah disiapkan Disporapar Kota Malang berkolaborasi dengan sejumlah perangkat daerah lain.

Pihaknya sudah menyiapkan anggaran untuk berbagai promosi dan event kampung tematik, khususnya untuk mengembalikan daya tarik wisata Kampung Kayutangan Heritage.

"Kita berupaya bagaimana caranya di dalam bisa kembali optimal. Kita punya rencana di tahun 2023 dan sudah kami anggarkan untuk event dan promosi guna menarik wisata masuk dan ramai kembali," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia mencoba memberikan pengertian kepada warga Kampoeng Kayoetangan Heritage bahwa penyempurnaan kawasan Kayutangan setelah ditetapkan sebagai destinasi wisata Kota Malang memang butuh waktu.

"Kita butuh waktu, namanya membangun kan gak bisa sekaligus langsung sempurna. Yang penting kami tetap komitmen mengoptimalkan kampoeng Kayoetangan menjadi daya tarik wisata," pungkasnya. (eco/hen)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya memperbanyak kompetisi sepak bola di Tanah Air guna meningkatkan kualitas pemain lokal.
Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polsek Tanah Abang melakukan penyelidikan terkait viralnya aksi pemalakan yang dilakukan terhadap sopi bajaj di kawasan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kapolsek
Usai Dinonaktifkan Dedi Mulyadi, Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta Jadi Sorotan, Segini Penghasilannya!

Usai Dinonaktifkan Dedi Mulyadi, Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta Jadi Sorotan, Segini Penghasilannya!

Gaji Kepala Samsat Soekarno Hatta jadi sorotan usai dinonaktifkan Dedi Mulyadi. Ternyata total penghasilan bisa mencapai puluhan juta termasuk tunjangan.
Setelah Hujan Reda, Bacalah Doa Pendek Berikut Agar Diberikan Rahmat dan Berkah dari Allah SWT

Setelah Hujan Reda, Bacalah Doa Pendek Berikut Agar Diberikan Rahmat dan Berkah dari Allah SWT

Hujan pada musim tak menentu membawa kesejukan dan rahmat. Simak hikmah serta doa yang dianjurkan setelah hujan reda agar mendapatkan keberkahan dari Allah SWT
Debut Mimpi Buruk De Zerbi! Tottenham Hotspur Tumbang, Makin Tenggelam di Zona Degradasi

Debut Mimpi Buruk De Zerbi! Tottenham Hotspur Tumbang, Makin Tenggelam di Zona Degradasi

Debut Roberto De Zerbi sebagai pelatih Tottenham Hotspur berakhir mengecewakan setelah timnya kalah 0-1 dari Sunderland pada laga yang digelar di Stadium of Light, Minggu (12/4/2026) malam WIB.

Trending

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polisi Turun Tangan Soal Aksi Pemalakan Sopir Bajaj di Tanah Abang

Polsek Tanah Abang melakukan penyelidikan terkait viralnya aksi pemalakan yang dilakukan terhadap sopi bajaj di kawasan, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Kapolsek
Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Intip Skuad Mewah 'Local Pride' Pilihan John Herdman untuk Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Tanpa Pemain Eropa

Di bawah komando pelatih anyar John Herdman, Timnas Indonesia mengusung misi besar yakni mematahkan kutukan enam kali runner-up dan membawa pulang trofi juara -
Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Erick Thohir Buka Suara! Banyak Kompetisi Jadi Kunci Lahirkan Bintang Timnas Indonesia

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menegaskan pentingnya memperbanyak kompetisi sepak bola di Tanah Air guna meningkatkan kualitas pemain lokal.
Kades Tak Terima Pungli Dihapuskan di Jembatan Cirahong, Begini Kata Dedi Mulyadi

Kades Tak Terima Pungli Dihapuskan di Jembatan Cirahong, Begini Kata Dedi Mulyadi

Kades tak terima pungli di sekitar Jembatan Cirahong dihapuskan karena berdampak pada relawan yang bertugas. Begini kata Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Publik Soroti Prestasi Kepala Samsat Bandung yang Dinonaktifkan KDM, Ida Hamidah Pernah Sabet Penghargaan

Publik Soroti Prestasi Kepala Samsat Bandung yang Dinonaktifkan KDM, Ida Hamidah Pernah Sabet Penghargaan

Ida Hamidah, nama yang kini menjadi perbincangan warga Jabar, khususnya di Kota Bandung. Pasalnya, ia sebagai Kepala Samsat Soekarno-Hatta Kota Bandung yang
Jadwal Final Four Proliga 2026, Minggu 12 April: Megawati Hangestri Cs Siap Balas Dendam Demi Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, Minggu 12 April: Megawati Hangestri Cs Siap Balas Dendam Demi Lolos ke Grand Final

Jadwal Final Four Proliga 2026, di mana Megawati Hangestri dan skuad Jakarta Pertamina Enduro siap balas dendam demi bisa lolos ke babak grand final.
Klasemen Final Four Proliga 2026 Putri: Jakarta Pertamina Enduro Tertahan, Megawati Hangestri Cs Gagal Langsung Lolos ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026 Putri: Jakarta Pertamina Enduro Tertahan, Megawati Hangestri Cs Gagal Langsung Lolos ke Grand Final

Klasemen Final Four Proliga 2026 setelah pertandingan penutup seri Solo antara Jakarta Pertamina Enduro yang diperkuat Megawati Hangestri melawan Jakarta Electric PLN.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT