News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sadis! Usai Dilempar, Bocah di Banyuwangi Disiram Minyak Rem oleh Ayah Tiri

Miris menimpa bocah berinisial RBM (8), asal Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, Banyuwangi. Anak belia ini menjadi korban penganiayaan ayah tirinya. Korban dilempar sikat kamar mandi hingga berdarah. Bukannya mengobati, pelaku justru menyiram korban dengan minyak rem.
Minggu, 14 Mei 2023 - 12:02 WIB
Pelaku penganiayaan anak tiri diamankan di Polsek Glagah, Banyuwangi.
Sumber :
  • tvOne - happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com - Miris menimpa bocah berinisial RBM (8), asal Kelurahan Bakungan, Kecamatan Glagah, Banyuwangi. Anak belia ini menjadi korban penganiayaan ayah tirinya. Korban dilempar sikat kamar mandi hingga berdarah. Bukannya mengobati, pelaku justru menyiram korban dengan minyak rem.

Akibat perbuatannya, pelaku yang berinisial WP (34), harus berurusan dengan polisi. Pria ini diciduk Unit Reskrim Polsek Glagah setelah dilaporkan keluarga korban.  

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kejadiannya, April 2023 lalu. Setelah dilaporkan, kami akhirnya mengamankan pelaku,” kata Kapolsek Glagah AKP Pudji Wahyono, Minggu (14/5) siang.

Motif pelaku menganiaya korban diduga akibat sakit hati. Tragedi ini bermula ketika pelaku mendapati lemarinya terbuka. Pelaku mencurigai korban hendak mengambil ponsel miliknya. Pelaku sempat menginterogasi korban dengan nada emosi. Korban mengelak dituduh hendak mengambil ponsel.

Setelah itu, pelaku yang makin emosi menyuruh korban segera mandi. Saat bersamaan, pelaku melemparkan sikat toilet ke arah korban. Nahas, benda itu mengenai kepala korban. Saking kerasnya, kepala korban terluka hingga berdarah.

Melihat korban terluka, pelaku bukannya memberikan pertolongan. Dia justru mengambil minyak rem, lalu disiramkan ke luka korban. Kontan saja, korban berteriak kesakitan. Teriakan korban didengar tetangga. Merasa dianiaya, korban menceritakan kejadian ini ke ibunya. Setelah berkonsultasi dengan para guru, kasus ini akhirnya dilaporkan ke Polsek Glagah. 

“Pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka. Penyidik masih terus meminta keterangan pelaku,” jelas Kapolsek.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari kejadian, penyidik mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya, sikat yang digunakan untuk melukai korban. Pelaku dijerat dengan pasal 80 Undang-Undang No 24 Tahun 2004 tentang Perlindungan Anak. (hoa/gol)

 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT