News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kepergok Pesta Miras di Pinggir Jalan, 4 Pemuda Diamankan Tim Respati Polrestabes Surabaya

Tim Respon Cepat Tindak (Respati) Sat Samapta Polrestabes Surabaya melakukan patroli keliling, terutama di wilayah rawan 3C, pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan dan pencurian kendaraan bermotor di 17 satuan wilayah Polrestabes Surabaya.
Minggu, 14 Mei 2023 - 11:41 WIB
Kepergok Pesta Miras di Pinggir Jalan, 4 Pemuda Diamankan Tim Respati Polrestabes Surabaya
Sumber :
  • tvOne - zainal azkhari

Surabaya, tvOnenews.com – Minuman keras tidak bermerek dan tidak memiliki izin edar yang tersebar di masyarakat, kerap menjadi pemicu terjadinya keributan di tengah masyarakat terutama anak muda.

Cegah terjadinya tindak kejahatan jalanan, Tim Respon Cepat Tindak (Respati) Sat Samapta  Polrestabes Surabaya melakukan patroli keliling, terutama di wilayah rawan 3C, pencurian dengan kekerasan, pencurian dengan pemberatan dan pencurian kendaraan bermotor di 17 satuan wilayah Polrestabes Surabaya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kompol Teguh Santoso, Komandan Sat Samapta Polrestabes Surabaya yang memimpin langsung patroli mengamankan empat orang pemuda yang sedang melakukan pesta minuman keras (miras) di Jalan Dukuh Pakis l, pada Sabtu malam (13/5) sekitar pukul 01.35 WIB.

Empat pemuda asal Surabaya yang diamankan tersebut adalah Haidar (16), M. Ilham Riski (25), Fery Setiyo Budi (23) dan Rickey Rachel (22). Turut diamankan botol minuman beralkohol.

Mereka berempat diamankan dari kerumunan sejumlah pemuda yang akhirnya dibubarkan Tim Respati Presisi Sat Samapta Polrestabes Surabaya. Keempat pemuda yang dalam kondisi mabuk minuman keras berada di median jalan, sehingga menganggu ketertiban lalu lintas di malam hari.

Keempat pemuda dan barang bukti miras tersebut selanjutnya diserahkan ke Polsek setempat untuk dilakukan pengembangan dan pembinaan lebih lanjut.

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Pasma melalui Kasat Samapta Polrestabes Surabaya Kompol Teguh Santoso mengatakan, akan terus meningkatkan pengamanan lingkungan setiap hari untuk mengamankan Kota Surabaya selama 24 jam.

“Samapta Reksabaya Adhipradana yang artinya Korps Sabhara selalu siap sedia melindungi mengayomi masyarakat dari bahaya, sehingga terwujudnya Kota Surabaya yang aman damai dan sejahtera,” jelas Kompol Teguh.

Kasat Samapta menghimbau kepada seluruh masyarakat Kota Surabaya, untuk selalu mengawasi pergaulan putra putrinya dan mewaspadai setiap pergaulan bebas yang menjurus terjadinya aksi kriminalitas di lingkungan masing-masing seperti di warung kopi dan tempat hiburan malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Untuk warung penjual miras ilegal agar segera dihentikan, karena ini bisa merugikan dirinya sendiri dan orang lain yang berpotensi menganggu situasi kamtibmas di Kota Surabaya,” tutur teguh.

Tim Respati Surabaya juga menghimbau warga Kota Surabaya untuk melaporkan setiap kejadian menonjol di lingkungannya, manakala masyarakat masih menjumpai tindakan kriminalitas di masyarakat yang tidak bertanggung jawab, serta berusaha mengusik kenyamanan warga Kota Surabaya, bisa menghubungi di nomor telepon 0811 3337 0075, 24 jam nonstop. (zaz/gol) 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT