News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sempat Tarik Ulur, Pilkades Serentak Banyuwangi Digelar 25 Oktober 

Sempat tarik ulur, pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 51 desa di Banyuwangi akhirnya dipastikan digelar pada 25 Oktober 2023. Tahap awal dimulai besok.
Jumat, 12 Mei 2023 - 10:57 WIB
Sosialisasi pilkades serentak 51 desa
Sumber :
  • happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com – Sempat tarik ulur, pemilihan kepala desa (Pilkades) serentak 51 desa di Kabupaten Banyuwangi akhirnya dipastikan digelar. Pemkab Banyuwangi menetapkan Pilkades dilaksanakan pada 25 Oktober 2023. 

Karena bersamaan dengan tahapan pemilu, Pilkades serentak ini langsung dibuatkan jadwal persiapan. Sedikitnya ada 18 tahapan yang harus dilalui di masing-masing desa. Diantaranya, pembentukan panitia tingkat desa, validasi/pendaftaran pemilih, pendaftaran bakal calon kades, hingga pelantikan pada Desember mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sesuai SK Bupati, Pilkades serentak digelar 25 Oktober dengan sejumlah tahapan yang sudah ditentukan," kata Plt. Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa Banyuwangi (DPMD) Faisol disela sosialisasi Pilkades, Kamis (11/5) siang. 

Tahapan awal Pilkades dimulai dengan pembentukan panitia tingkat desa mulai 13-24 Mei. Mereka bertanggung jawab terhadap penyelenggara Pilkades di wilayah masing-masing. Sebelum pembentukan panitia, panitia Pilkades kabupaten akan melakukan sosialisasi terlebih dahulu terkait aturan dan ketentuan Pilkades. Misalnya, terkait penjaringan dan pendaftaran bakal calon, dan lainnya. Sehingga saat bertugas seluruhnya sudah siap. 

Setelah panitia terbentuk, selanjutnya tahapan validasi/pendaftaran pemilih mulai 27 Mei-22 Juni. Lalu, penyusunan Rencana Anggaran Biaya mulai 23 Juni-28 Juli. Dan, pendaftaran Bakal Calon Kades mulai 1 Juli-19 Agustus dan masa perpanjangan pendaftaran mulai 20 Agustus-19 September.  

“Perpanjangan ini jika bakal calon kades yang mendaftar kurang dari satu orang atau belum ada yang mendaftar hingga masa pendaftaran usai,” jelas Faisol.

Setelah itu, tahapan seleksi mulai 20 September-3 Oktober. Tahapan ini dilakukan jika bakal calon kades yang mendaftar lebih dari lima orang. Sehingga dilakukan ujian tulis. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tahapan selanjutnya penetapan calon mulai 4-5 Oktober. Lalu, pengesahan  daftar pemilih tetap mulai 6-9 Oktober, pemberkasan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) mulai 10-11 Oktober, persiapan kampanye mulai 12-18 Oktober dan kampanye mulai 19-21 Oktober. Masa tenang dimulai 22-24 Oktober.

Puncaknya, pemungutan suara Pilkades serentak pada 25 Oktober. Hasil Pilkades ini ditetapkan mulai 16-15 Desember. Para kades terpilih akan dilantik antara 16 Desember 2023 hingga 15 Januari 2024. (hoa/far)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT