News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

H-2 Lebaran, Kecelakaan di Jalur Hutan Baluran Situbondo, Adu Banteng, 1 Tewas 2 Luka Parah

Jalur pantura Hutan Baluran Situbondo memakan korban di H-2 arus mudik. Dua kendaraan roda dua dikendaraai oleh para pemudik terlibat kecelakaan adu benteng
Kamis, 20 April 2023 - 13:39 WIB
H-2, kecelakaan terjadi di jalur Hutan Baluran
Sumber :
  • tim tvone - heri sampurno

Situbondo, tvOnenews.com - Jalur pantura Hutan Baluran Situbondo kembali memakan korban di H-2 arus mudik tahun ini. Dua kendaraan roda dua yang dikendaraai oleh para pemudik terlibat kecelakaan adu benteng. Akibatnya dua penumpang luka parah dan satu penumpang tewas di lokasi kejadian, Kamis (20/04). 

Korban pemudik Karina, warga Desa Kotakan, Kecamatan Kotakan, Kecamatan Kotakan, Kabupaten Situbondo, berterik histeris kesakitan saat petugas kepolisian pos pengamanan lebaran dan petugas medis Puskesmas Batangan Banyuputih melakukan evakuasi dari mobil petugas ke kereta dorong medis. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Luka yang serius di beberapa bagian tubuh korban, membuat perempuan yang diperkirakan berusia 13 tahun ini terus mengerang kesakitan. Beruntung perempuan ini selamat walaupun mengalami sejumlah luka di bagian tubuhnya. Sementara rekannnya Ahmad Reza Ramadhan asal Desa Kotakan, Kabupaten Situbondo, yang menggonceng korban dengan kendaraan nopol P 5018 BM mengalami nasib tragis dan meninggal dunia di lokasi kejadian, karena luka parah di kepala. 

Sementara pemudik Muslimin yang mengendarai motor DK 4893 ACK lawannya mengalami sejumlah luka patah di beberapa bagian kaki dan tangan.

Menurut anggota lantas Pos Batangan Polres Situbondo Bripda Kevin menuturkan, kecelakaan adu banteng ini berawal dari pemudik yang bergoncengan berasal dari arah Banyuwangi menuju ke Surabaya. Saat di lokasi kejadian atau kurang lebih 1 kilometer dari pos lantas Batangan terlalu ke kanan dan keluar jalur saat mendahului kendaraan di depannya, di saat bersamaan muncul pemudik dari arah sebaliknya melaju dengan kecepatan tinggi.

“Jarak terlalu dekat dan kedua kendaraan melaju dengan kecepatan tinggi, membuat kecelakaan adu bantengpun tidak terhindarkan. Kuatnya benturan membuat ketiga korban terpental dari semua kendaraan. Satu korban meninggal di lokasi dan dua luka parah” ujar Kevin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan saat ini dievakusi ke pos lantas Batangan, sementara korban yang mengalami luka-luka dan meninggal dunia berada di Puskesmas Batangan untuk mendapatkan perawatan.

Jalur hutan Taman Nasional Baluran merupakan jalur pantura sepanjang kurang lebih 22 kilometer. Jalan yang banyak tikungan tajam dan bergelombang membuat jalur ini terkenal denga jalur tengkorak. Tidak sedikit para pemudik yang tidak mengenal medan terlibat kecelakaan dan jatuh korban jiwa. (hso/hen)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT