News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Miris, Ribuan Lobster Budidaya di Perairan Banyuwangi Mati Akibat Pencemaran Laut

Para peternak lobster di perairan Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, meradang. Ribuan ekor lobster hasil budidaya dilanda mati massal.
Minggu, 16 April 2023 - 22:01 WIB
Ribuan Lobster Budidaya di Perairan Banyuwangi Mati akibat Pencemaran Laut
Sumber :
  • tim tvone - happy oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com - Para peternak lobster di perairan Bangsring, Kecamatan Wongsorejo, Banyuwangi, meradang. Ribuan ekor lobster hasil budidaya dilanda mati massal. Musibah ini dipicu pencemaran air laut yang semakin parah. 

Akibat limbah dan sampah yang dibuang ke laut membuat perairan yang awalnya biru berubah kecoklatan. Kondisi ini membuat ekosistem perairan terganggu, termasuk budidaya lobster menggunakan keramba. Air laut yang tercemar memicu bakteri jahat, lalu menyerang ekosistem lobster yang memicu kematian massal. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Air laut yang berubah warna coklat ini sudah beberapa kali terjadi. Namun kali ini yang paling parah," kata Pengurus Kampung Lobster Banyuwangi, Hadiyanto.

Padahal, lobster yang dibudidaya di dasar laut ini berkualitas ekspor. Kondisi ini membuat para peternak mengalami kerugian hingga ratusan juta. Maklum, budidaya ini membutuhkan modal sangat besar. 

Fenomena pencemaran laut ini diawali hujan deras yang terus mengguyur wilayah Banyuwangi. Hal ini membuat air sungai membawa lumpur dan sampah ke laut. Kotoran inilah yang memicu munculnya bakteri jahat yang menyerang lobster. Pertumbuhan lobster menjadi terganggu. Bahkan, tingkat kematiannya mencapai 60-70 persen. 

"Jadi, ada serangan bakteri akibat pencemaran sampah laut ini. Sampah yang mengendap memicu racun yang membunuh lobster," jelasnya. 

Jika pencemaran laut ini terus berlanjut dipastikan banyak peternak lobster yang akan gulung tikar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tingginya kematian lobster budidaya ini dipastikan akan mengganggu ekspor. Padahal, pasar lobster akan segera meroket mulai Agustus, September hingga Desember. Bahkan, bisa berlanjut hingga Januari. Lobster dari Banyuwangi banyak dikirim ke Cina, Hongkong dan Taiwan. Sekali panen, peternak bisa menghasilkan hingga 1 ton lobster. Akibat pencemaran, panen lobster dipastikan anjlok tajam.  

"Harapan kami, masyarakat mulai sadar tidak membuang sampah ke sungai. Dampaknya pada pencemaran laut," tutupnya. (hoa/hen)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT