News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Update Pembacokan yang Tewaskan Seorang Warga, 2 Lainnya Kritis di Bangkalan, Madura, Pelaku Lebih dari Dua Orang

pembacokan di Jalan Raya Halim Perdana Kusuma Bangkalan, membuat dua orang kritis dan 1 meninggal dunia, akibat sabetan clurit, pelaku lebih dari 2 orang
Kamis, 6 April 2023 - 15:10 WIB
pembacokan di Bangkalan, Madura, pelaku lebih dari dua orang
Sumber :
  • tim tvone - dimas farik

Bangkalan, tvOnenews.com - Kasus pembacokan yang dilakukan sekelompok orang di Jalan Raya Halim Perdana Kusuma Bangkalan Rabu (5/4) kemarin, membuat tiga orang AN atau R (Rifai) dan  Amil (Amiluddin) dintaranya kritis, sementara Mayis Abdullah meninggal dunia akibat terkena sabetan senjata tajam clurit.

Menurut AKP Bangkit Dananjaya, Kasat reskrim Polres Bangkalan, kasus pengeroyokan hingga menyebabkan satu orang meninggal dunia sudah mulai menemukan titik terang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Yang jelas, untuk progres kita ke arah yang positif. Mohon doanya semoga kasus ini segera terungkap dan kita bisa mengamankan para tersangka," tuturnya (6/4).

Pelaku penganiayaan, hingga korban Mayis meninggal dunia dilakukan oleh pelaku lebih dari dua orang. Selain itu, petugas mengamankan delapan unit mobil di lokasi kejadian. Mobil tersebut diduga digunakan oleh para pendukung Cakades yang terlibat kasus penganiayaan.

"Pelaku penganiayaan dilakukan lebih dari dua orang. Sementara mobil yang kami amankan terdapat 8 unit kendaraan," ucapnya.

Motif sebenarnya kasus pengeroyokan hingga menelan korban jiwa, menurut Bangkit, petugas masih belum mengetahui pasti dan masih didalami. Namun motif awal berkaitan dengan kontestasi demokrasi di wilayah Bangkalan.

"Motif pastinya kita masih mendalami, akan tetapi motif awal rekan-rekan sudah tahu berkaitan dengan kontestasi demokrasi wilayah Bangkalan," jelasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, video amatir telah beredar, terdapat dua orang tergeletak di jalan raya Halim Perdana Kusuma Bangkalan, akibat terkena sabetan senjata tajam. Petugas ke lokasi kejadian guna melakukan tindakan pengamanan. 

Kasus pembacokan diketahui dilatarbelakangi masalah seorang calon Kepala Desa (Cakades P) di Desa Bator, Kecamatan Klampis, Bangkalan, diduga tak lolos verifikasi tahapan pilkades, hingga kemudian melebar menjadi konflik berdarah antar pendukung calon. (fds/hen)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT