GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terharu! HP Tak Layak Pakai dan Harus Memakai Karet Saat Mengisi Daya, Siswa MAN 1 Kota Blitar Patungan Beli Ini

Banyaknya pejabat yang memamerkan harta kekayaan di media sosial, Siswa MAN 1 Blitar justru menunjukan sikap yang terpuji dan patut dicontoh atas kepeduliannya
Selasa, 21 Maret 2023 - 05:15 WIB
Momen saat Muhzinul Asrori menerima HP dari teman sekelasnya
Sumber :
  • TikTok: @khusnaaisha

Jakarta, tvOnenews.com - Ditengah banyaknya pejabat yang memamerkan harta kekayaan mereka, seolah tak simpati terhadap keadaan sekitar, nyatanya masih ada orang-orang yang memiliki hati mulia dan rasa simpati yang tinggi. Adalah Siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kota Blitar, Jawa Timur, rela menyisihkan uang jajan mereka untuk patungan membelikan handphone (HP) temanya.

Empati siswa MAN 1 Kota Blitar ini terpicu karena kondisi HP yang dimiliki Muhzinul Asrori, sudah tak layak pakai. Bagaimana tidak, bukan hanya model hp yang sudah tertinggal jauh, kondisi hp yang sangat tidak layak, karena harus dibalut karet untuk bisa mengisi daya, menjadi alasan siswa MAN 1 Kota Blitar ini, rela menyisihkan uang jajan mereka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan tanpa alasan mengapa Muhzinul Asrori tak membeli HP baru, itu lantaran kondisi ekonomi keluarga yang kurang mendukung. Walhasil, HP warisan sang kaka yang kini semakin tak layak pakai, hingga harus melingkarkan karet untuk dapat mengisi daya pun tetap ia pakai. Padahal di era pembelajaran digital keberadaan smartphone menjadi penting dalam kegiatan belajar mengajar saat ini.

"HP-nya itu kurang layak pakai kemudian anak-anak satu kelas itu berinisiatif membelikan, dan iuran satu kelas," jelas Indra Bayu Gunawan, Ketua Kelas saat dikonfirmasi di sekolanya.

 

 

Atas dasar itulah, teman sekelas Muhzinul Asrori, merencanakan aksi sosial dengan menyisihkan uang jajan mereka untuk membelikan hp baru untuknya.

Tak ingin aksi sosial mereka diketahui oleh Muhzinul Asrori, sebuah grup whtasApp yang diberi nama grup diskusi 98 persen pun dibuatnya, untuk memudahkan berkoordinasi dalam penggalanangan dana tanpa diketahui Muhzinul Asrori.

"Iuranya itu seikhlasnya, dibuatkan grup WhatsApp satu kelas untuk komunikasi tanpa Muhzinul Asrori mengetahuinya," ungkapnya.

 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama satu minggu siswa MAN 1 Kota Blitar, khususnya kelas siswa kelas XII IPA tersebut mengumpulkan uang untuk membeli HP Muhzinul Asrori. Pengumpulan uang tersebut pun, telah mendapatkan izin dari orang tua masing-masing. 

Setelah satu minggu mengumpulkan uang jajan yang mereka sisihkan, terkumpulah uang sebesar Rp1,8 juta, dan langsung mereka belikan HP.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT