News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terlibat Tawuran serta Lakukan Aksi Kekerasan, Polresta Banyuwangi Amankan Belasan Pesilat

Sedikitnya 12 pesilat berhasil diamankan ke Polresta Banyuwangi setelah terlibat tawuran dan kekerasan. Mereka berasal dari tiga kasus berbeda sebulan terakhir.
Senin, 13 Maret 2023 - 23:56 WIB
Pesilat Tersangka Tawuran di Banyuwangi 1
Sumber :
  • Happy Oktavia

Banyuwangi, tvOnenews.com - Sedikitnya 12 pesilat berhasil diamankan ke Polresta Banyuwangi setelah terlibat tawuran dan kekerasan. Mereka berasal dari tiga kasus berbeda dalam sebulan terakhir.

Kasus kekerasan ini melibatkan perguruan silat yang berbeda. Kasus pertama terjadi 16 Februari 2023. Ada lima pesilat yang diamankan. Mereka masing - masing ASW (22), warga Sidorejo, Purwoharjo; DF (22), warga Desa Sumberagung, Pesanggaran; RCS (21), warga Desa Tambakrejo, Muncar; SP (20), dan IAP (17) warga Desa Tampo, Cluring.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ada dua korban dari kejadian ini, yakni AA dan AJK," kata Wakapolresta Banyuwangi AKBP Dewa Putu Darmawan, Senin (13/3/2023) sore. 

Kasus kedua terjadi di Jalan Dusun Wringinsari, Desa/Kecamatan Pesanggaran pada Minggu (5/3). Ada empat pelaku dalam kasus ini. Dua di antaranya masih di bawah umur. Mereka masing -masing D (22), M (22), S (15), dan D (15). Semuanya warga Kecamatan Pesanggaran. Korbannya TE (23) dengan sejumlah luka.
 


Kejadian terakhir terjadi di sekitar SPBU Blokagung, Kecamatan Tegalsari, Jumat (10/3). Polisi mengamankan lima pelaku, diantaranya AAW (29), warga Desa Karangmulyo, Tegalsari; MSA (23), warga Desa Cancung, Bubulan, Bojonegoro; UA (21) warga Desa Kembiritan, Genteng; AP (28), warga Desa Kebondalem, Bangorejo; dan AS (29), warga Desa Tegalrejo, Tegalsari. Kelimanya diduga melakukan kekerasan terhadap RGA dan AJ. 
 
" Seluruhnya dipicu perselisihan," kata Dewa. 

Yang makin memprihatinkan, ternyata ada sejumlah pelaku yang melakukan aksinya usai menenggak minuman keras. Dari kasus ini, polisi mengamankan sejumlah barang bukti. Diantaranya pisau lipat, batang tongkat kayu, batu dan benda-benda lain yang dipakai melakukan kekerasan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 
tvonenews
Para pelaku  dijerat dengan pasal 170 KUHP. Ada juga yang dijerat dengan pasal 351 jo pasal 55 KUHP. (hoa/ade)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi Tegur Keras Kontraktor, Gedung Proyek Memakan Jalan Provinsi dan Belum Miliki IMB: Bapak Pelit

Dedi Mulyadi tegur kontraktor yang bangun gedung memakan jalan provinsi tanpa IMB. Proyek harus dibongkar, ia sebut kontraktor ‘Bapak Pelit'. Simak beritanya!
Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

Ramalan Keuangan Zodiak Besok, 10 April 2026: Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak besok, 10 April 2026, untuk Libra, Scorpio, Sagitarius, Capricorn, Aquarius, dan Pisces. Panduan strategi finansial harian.
Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Persib Bandung Tanpa Julio Cesar Vs Bali United, Bojan Hodak Santai: Pengganti Lebih Siap!

Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, membeberkan kondisi terkini timnya jelang laga lawan Bali United pada pekan ke-27 BRI Super League 2025-2026.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.

Trending

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

Ramalan Keuangan Zodiak 10 April 2026: Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo

​​​​​​​Ramalan keuangan zodiak 10 April 2026 untuk Aries, Taurus, Gemini, Cancer, Leo, dan Virgo. Panduan harian agar keputusan uang lebih bijak dan strategis.
Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Penjelasan Dedi Mulyadi Soal Nonaktifkan Sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta Terkait KTP Pajak

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menindak tegas jajarannya yang dinilai hambat pelayanan publik. Kepala Samsat Soekarno-Hatta resmi dinonaktifkan sementara.
WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

WFH Jumat ASN Surabaya Disorot DPRD, Dinilai Rawan Hari Kejepit

Kebijakan work from home (WFH) bagi ASN di lingkungan Pemkot Surabaya yang diterapkan setiap Jumat menuai sorotan dari Komisi A DPRD Kota Surabaya.
Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Bisa-bisanya Kapten Red Sparks Susul Megawati ke Indonesia, Sinyal Kuat Megatron Comeback ke Liga Voli Korea?

Kunjungan kapten Red Sparks, Yeum Hye-seon ke Indonesia langsung memicu spekulasi besar: apakah ini menjadi langkah awal untuk reuni Megawati Hangestri di V-League
Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Gagal Lolos ke Piala Dunia 2026, Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Dilarang Main di Liga Belanda

Seorang pemain timnas memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi. Hal ini seiring dengan larangan bermain di Liga Belanda.
Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Dedi Mulyadi Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Buntut Cuek Aturan Pajak Kendaraan Tanpa KTP

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menonaktifkan sementara Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Kota Bandung imbas temuan dugaan abaikan aturan pembayaran pajak kendaraan bermotor (PKB) tanpa KTP pemilik pertama.
Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Pemain Timnas Putuskan Jadi Warga Negara Belanda Lagi usai Gagal ke Piala Dunia 2026, Bakal Dilarang Main di FIFA Matchday?

Seorang pemain timnas telah memutuskan untuk menjadi warga negara Belanda lagi usai kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026. Hal ini bisa berimplikasi kepada ketersediaannya di FIFA Matchday.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT