News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gempar, Mayat Nenek 67 Tahun Membusuk di Dasar Jurang Ngawi, Ini Penyebabnya

Warga Desa Gentong, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat wanita lanjut usia (lansia) di dasar jurang.
Senin, 13 Maret 2023 - 10:22 WIB
Mayat Nenek 67 Tahun Membusuk di Dasar Jurang Ngawi
Sumber :
  • tvOne - miftakhul erfan

Ngawi, tvOnenews.com - Warga Desa Gentong, Kecamatan Paron, Kabupaten Ngawi dikejutkan dengan penemuan sesosok mayat wanita lanjut usia (lansia) di dasar jurang, tepatnya di tepi sungai andong desa setempat pada Minggu (12/3) sore.

Saat ditemukan kondisi mayat korban tertelungkup, dengan kepala berada di bawah dan masih mengenakan pakaian lengkap, namun sudah membusuk dan mengeluarkan bau diduga korban tewas sejak dua hari yang lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat diperiksa oleh warga setempat, diketahui korban adalah Siti Daulati Abadiyah (67) warga setempat yang hidup sebatangkara di rumahnya yang tak jauh dari lokasi kejadian.

“Memang sebelumnya warga kan curiga korban sudah dua hari tidak keluar rumah, sudah dicari-cari keliling kampung namun juga tidak ketemu,” kata Suparyadi (45) tetangga korban.

Hingga akhirnya tetangga korban berinisiatif mencari korban di dasar jurang, karena kawatir korban yang penglihatannya kabur tersebut jatuh ke jurang saat buang sampah.

“Awalnya dicari di tempat sampah posisinya kan di atas, nggak kelihatan bawahnya, akhirnya turun. Saya bawa temen turun jurang dan menemukan mayat nenek Siti berada di dasar jurang sedalam 12 meter,” imbuhnya.

Selanjutnya, temuan tersebut dilaporkan ke kantor kelurahan dan juga polsek setempat. Hingga akhirnya tim Inafis Polres Ngawi yang datang ke lokasi untuk melakukan olah TKP.

Sementara itu, Kepala Desa Gentong Ngawi, Priyo Prayitno membenarkan adanya temuan mayat nenek di dasar jurang. Dugaan sementara dari kalangan masyarakat korban terpeleset dan jatuh ke jurang.

“Biasanya korban itu kan mengumpulkan sampah, nah penglihatannya juga kurang jelas, terlebih di dekat tempat sampah tersebut ada jurang, nah kemungkinan korban terpeleset dan jatuh,” tandas Priyo.

Dari hasil olah TKP, di lokasi kejadian ditemukan juga sepasang sandal diduga milik korban, dan keranjang sampah tepat di atas tebing belakang rumah korban. Dugaan sementara, korban terpeleset ke jurang saat hendak buang sampah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Guna mengetahui penyebab pasti kematian korban, mayat nenek Siti oleh polisi dibawa ke RSUD Soeroto Ngawi, untuk dilakukan visum.

Petugas terpaksa menggunakan tandu rakitan untuk mengevakuasi korban karena kondisi jurang yang curam. Kasus tersebut kini ditangani unit reskrim polsek paron Ngawi. (men/gol)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT