News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pencarian Santri Hilang Terseret Arus Sungai Bondoyudo Belum Membuah Hasil, Ini Penyebabnya

Upaya pencarian terhadap Fatoni (16) salah satu santri Ponpes Bustanul Ulum Desa Banyuputih Kidul, Kecamatan Jatiroto, Lumajang, terus dilakukan oleh Trc BPBD
Kamis, 2 Maret 2023 - 09:43 WIB
Trc BPBD lakukan pencarian santri hilang di sungai Bondoyudo
Sumber :
  • tvOne - wawan sugiarto

Lumajang, tvOnenews.com -  Upaya pencarian terhadap Fatoni (16) salah satu santri Ponpes Bustanul Ulum Desa Banyuputih Kidul, Kecamatan Jatiroto, Lumajang, terus dilakukan oleh Trc BPBD setempat, dengan menggunakan satu unit perahu karet.

Kepala Sub Bidang Kedaruratan BPBD Lumajang, Yudi Cahyono mengatakan jika proses pencarian ini di fokuskan pada titik awal korban dilaporkan hanyut terseret arus, hingga jarak 500 meter ke bawah dengan menyusuri aliran sungai.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kita lakukan upaya lanjut untuk melakukan pencarian terhadap korban hilang. Fokusnya, dititik awal korban dilaporkan hanyut hingga jarak 500 meter di bawahnya. Selain pakai perahu karet untuk membuat ombak, tim juga turun dengan menyisiri aliran sungai,” kata Yudi, Rabu (1/3).

Tim yang di terjunkan sejak pukul 13.30 WIB ini, mengalami kesulitan saat melakukan upaya pencarian akibat kondisi arus sungai yang cukup deras, serta banyaknya ranting dan duri tanaman bambu yang menjorok ke dalam sungai.

“Kendalanya selain arus yang deras, disepanjang sungai ini banyak ranting dan duri bambu (carang), sehingga tim kesulitan menjangkau titik-titi yang dimungkinkan posisi korban berada,” jelasnya.

Pantauan tim tvOnenews.com di lokasi, selain ratusan warga yang datang, juga benyak terdadapat santri yang ikut memantau proses pencarian, meskipun hujan lebat sedang terjadi.

Muhammad Rofi’i, salah satu santri terlihat tak henti-hentinya memanjatkan do’a dengan harapan korban segera ditemukan.

“Kasihan, anaknya pendiam dan pandai bergaul. Tadi kalau tahu akan ke sungai pasti dilarang. Mereka tidak ijin pihak pondok,” ujarnya.

Hingga pukul 17.00 WIB, upaya pencarian belum membuahkan hasil sehingga diputuskan untuk dihentikan sementara dan dilanjutkan besok pagi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Untuk pencarian hari ini belum membuahkan hasil, kita hentikan sementara dan dilanjutkan besok pagi. Kita juga akan berkoordinasi dengan Basarnas Pos Jember untuk upaya pencarian selanjutnya,” pungkas Yudi.

Sebelumnya, sekitar pukul 12.10 Wib, Fatoni (16) bersama 4 santri lainya tanpa seijin pihak Ponpes, pergi ke sungai untuk mencuci karpet kamar pondok. Usai mencuci, kelima santri langsung mandi di sungai yang arusnya cukup deras.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT