News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Aplikasi Sayang Warga Mampu Turunkan Stunting di Kota Surabaya

Surabaya mulai melakukan pembenahan di berbagai lini kehidupan. Upaya pembenahan yang dilakukan berfokus pada kemajuan teknologi dan era digital
Minggu, 26 Februari 2023 - 21:33 WIB
Ilustrasi Kota Surabaya
Sumber :
  • Istimewa

Surabaya, tvOnenews.com – Sebagai kota metropolitan terbesar ke dua di Indonesia, Surabaya mulai melakukan pembenahan di berbagai lini kehidupan. Upaya pembenahan yang dilakukan berfokus pada kemajuan teknologi dan era digital.

Lalu apa saja yang dilakukan Pemerintah Kota Surabaya seiring perkembangan zaman yang semakin maju.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. Smart City

Smart city menjadi identitas yang kini melekat pada Surabaya sebagai kota metropolitan terbesar kedua di Indonesia. Langkah ini sebagai bentuk upaya pembenahan mengikuti kemajuan zaman dan teknologi.

2. Digitalisasi pelayanan publik

Wajah pelayanan publik di kota pahlawan kini semakin memudahkan masyarakat. Digitalisasi dan kemudahan pelayanan menjadi aspek digitalisasi pelayanan public yang kini dikembangkan di Kota Surabaya. Salah satunya penyediaan pelayanan public di dalam Mal. Pelayanan public tersebut berada di gedung siola, Kota Surabaya.

Pelayanan digitalisasi public memudahkan msayarakat saat melakukan pengurusan dokumen. Warga surabaya cukup datang ke mal pelayanan publik ini untuk mengurus beragam keperluan administratif pemerintahan. Mulai dari administrasi kependudukan, pengurusan pajak, perpanjangan sim hingga masih banyak lagi keperluan lainnya. Bahkan, tempat ini juga menyediakan klinik investasi bagi warga surabaya yang ingin berinvestasi.

Yang menarik, pemakaian teknologi diterapkan dalam berbagai pelayanan, sehingga waktu pengurusan lebih cepat, tepat waktu dan praktis.

3. Aplikasi sayang warga gotong royong berantas stunting

Aplikasi Sayang Warga merupakan sebuah upaya memberantas stunting. Upaya pengendalian stanting juga menjadi perhatian besar pemerinta Kota Surabaya. Oleh karenanya, Dengan melibatkan ibu-ibu kader di Kota Surabaya, mereka mereka memeriksa jentik nyamuk yang ada di rumah-rumah warga.

Tak hanya itu, para ibu kader di Kota Surabaya hebat ini punya peran penting lain untuk lingkungan sekitarnya, terutama terhadap tumbuh kembang anak-anak dengan memantau secara rutin mereka turut kondisi gizi anak untuk menurunkan angka stunting.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui aplikasi sayang warga, mereka memasukkan data-data yang diperoleh di lapangan. Nantinya, data-data tersebut akan diteruskan lewat aplikasi sayang warga ke dinas-dinas terkait untuk ditindaklanjuti.

" kita juga ada pengisian aplikasi sayang warga. Dari aplikasi sayang warga itu kita hampir tiap minggu untuk memeriksa jentik nyamuk di kamar mandi setiap rumah2 wilayah kita masing2. Kemudian ada juga phbs, pemeriksaan rumah,  pendataan ibu hamil, bayi yang baru lahir, disitu kita masukan semuanya di aplikasi asw.  dari situ kita bisa melihat keperluan bayi stunting itu apa saja, bisa lihat dari situ. kita mengoreksi data pertumbuhan anak bayi stunting setiap bulan, supaya kita tahu seberapa besar pertumbuhan anak ini setelah kita berikan asupan"  ungkap Maria Ulfi, kader surabaya hebat

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT