News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terapkan Sistem E-Voting, Komunitas Gowes di Surabaya Beri Contoh Demokrasi Jujur dan Adil

Menyambut kontestasi pemilu 2024, banyak cara yang dilakukan oleh masyarakat, untuk memberikan contoh demokrasi yang jujur dan adil, yaitu e-voting
Sabtu, 25 Februari 2023 - 21:23 WIB
e-voting, komunitas gowes beri contoh demokrasi jujur dan adil
Sumber :
  • tim tvone - syamsul huda

Surabaya, tvOnenews.com - Menyambut kontestasi pemilu 2024, banyak cara yang dilakukan oleh masyarakat, untuk memberikan contoh berdemokrasi yang jujur dan adil, di tengah digitalisasi yang saat inki sudah menjadi bagian dari masyarakat, yaitu e-voting.

Cycling Comunity Bukit Bambe (CCBB), menerapkan sistem e-vooting dalam suksesi kepemimpinan, untuk memilih ketua baru, sebagai bagian dari proses penyegaran dan regenerasi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini sebagai bentuk adaptasi digitalisasi, yang juga sebagai bentuk transparasi kepada anggota, sehinggga bisa terpilih ketua yang benar-benar layak dan diinginkan oleh anggota." terang Antonius, Ketua Panitia. 

Dalam pemilihan yang digelar di kawasan Perumahan Bukit Bambe yang menjadi home base para penghobi sepeda warga Desa Bambe, Kecamatan Driyorejo ini, terpilih M Sulton Arifin, untuk kembali memimpin komunitas para penghobi gowes CCBB dengan mengumpulkan 80% suara.

"Kami bersyukur, melalui sistem e-vooting ini, terpilih ketua yang benar-benar dipilih dan diharapkan oleh anggota, dan anggota juga scan transparan dan melihat pergerakan suara secara terbuka," tambah Anton.

Dihadiri oleh Kepala Desa Bambe, Mudjiono, sistem pemilihan dengan cara e-vooting ini diapresiasi, dan bisa dijadikan insprasi bagi pemlihan kepemimpian di lingkungannya, agar warga benar-benar mendapatkan pemimpin yang sesuai dengan harapan masyarakat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Sistem e-voting ini harus dijadikan inspirasi untuk memilih pemimpin, baik RT, RW, atau jika memungkinkan pemilihan kepala desapun bisa menggunakan e-voting ini," jelas Mudjiono dalam sambutannya.

Mudjiono juga berharap, komunitas gowes yang sudah berdiri sejak tiga tahun lalu ini, saat Covid-19 mewabah di negeri ini tetap dipertahankan, karena telah terbukti mampu mempersatukan warga, baik lintas agama, budaya, dan suku, dan telah mengajak masyarakat tetap mempertahankan hidup aehat dengan berolahraga. (sha/hen)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT