News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Banjir Bandang di Perumahan Dinar Indah Semarang, Satu Warga Meninggal Dunia

Banjir bandang yang melanda wilayah Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (6/1/2023) di Perumahan Dinar Indah Meteseh, Tembalang, Kota Semarang memakan korban jiwa.
Jumat, 6 Januari 2023 - 21:25 WIB
Tim SAR Gabungan lakukan evakuasi warga korban banjir, Jumat (6/1/2023)
Sumber :
  • Dok.Brimob Polda Jateng

Semarang, Jawa Tengah - Banjir bandang yang melanda wilayah Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (6/1/2023) di Perumahan Dinar Indah Meteseh, Tembalang, Kota Semarang memakan korban jiwa.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Agus Purbantoro (50) warga Perumahan Dinar Indah RT 6 RW 26 Kelurahan Meteseh Kecamatan Tembalang, Kota Semarang. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Korban meninggal dunia Agus Purbantoro, Laki-laki, Islam, 50 Th, Alamat perum dinar indah RT 6 Rw 26 Kel. Meteseh Kec Tembalang kota Semarang." kata Kabid Humas Polda Jawa Tengah, Kombes Kombes Pol M Iqbal Al-Qudussy dalam keterangan tertulisnya, Jumat (6/1/2023).

"Untuk saat ini warga sekitar sementara dievakuasi oleh TNI, Polri, BPBD dan relawan untuk mengungsi ke Masjid di Perumahan Dinar Indah. Selanjutnya malam ini  dipindahkan ke balai diklat. Konsumsi dan kesehatan sudah ditangani oleh Pemerintah Kota." lanjut Kabid Humas. 

Banjir bandang terjadi akibat tanggul yang berada di Kali Pengkol, Kelurahan Meteseh, Kecamatan Tembalang Kota Semarang jebol, Jumat (6/1/2023) sore. 

Kerusakan tanggul ini terjadi ketika wilayah Tembalang Kota Semarang diguyur hujan deras beserta angin.  Akibatnya, wilayah Perum Dinar Indah Meteseh langsung diterjang banjir bandang dengan ketinggian air mulai dari sekitar 40 centimeter hingga 2,5 meter. 

"Jebolnya sekitar 20 menit lalu pas hujan deras. Awalnya tidak ada masalah tapi tiba-tiba tanggul jebol dan Dinar Indah banjir," ujar Binu, salah seorang warga kepada wartawan di lokasi.  

Foto: Personel Brimob Polda Jateng evakuasi warga korban banjir di Semarang, Jumat (6/1/2023) 

Sementara itu untuk membantu warga korban banjir sejumlah pihak bahu membahu memberikan pertolongan dan evakuasi warga.

Salah satunya yang dilakukan oleh personel Brimob Polda Jawa Tengah yang menurunkan 30 personel di lokasi banjir.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saat ini personel Brimob masih lakukan penyisiran untuk mencari warga yang belum terevakuasi" kata AKP Eko Bambang, Komandan Kompi 3 Batalyon A Pelopor yang memimpin Tim SAR Brimob di lokasi banjir.

"Warga yang telah dievakuasi sekitar 80 persen, masih kita sisir lagi wilayah sini" lanjutnya. (Dcz/Buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT