GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kapal Pertamina Belum Bisa Masuk Akibat Gelombang Tinggi, Stok BBM Karimunjawa Menipis

Pertamina masih belum bisa mengirim BBM ke Karimunjawa akibat gelombang tinggi di Laut Jawa. Hal itu berdampak besar bagi ketahanan stok BBM di wilayah tersebut
Kamis, 29 Desember 2022 - 22:59 WIB
Kapal wisata dan nelayan di Karimunjawa tak bisa beli biosolar akibat stok habis.
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Semarang, Jawa Tengah - Pertamina masih belum bisa mengirim BBM ke Karimunjawa akibat gelombang tinggi di Laut Jawa. Hal itu berdampak besar bagi ketahanan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di wilayah kepulauan tersebut.

Kapal pengiriman BBM Pertamina yang tak bisa beroperasi, pada Rabu (28/12/2022), membuat stok BBM di wilayah Karimunjawa makin menipis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal itu diungkapkan Menurut Area Manager Communication, Relation, & CSR Pertamina Regional Jawa Bagian Tengah Brasto Galih Nugroho saat dikonfirmasi media, Rabu (28/12).

"Kondisi stok BBM Karimunjawa makin menipis. Yang masih bisa dipasarkan di Karimunjawa hanya dexlite dengan penyaluran rata-rata harian 73 liter. Kalau pertalite dan biosolar sudah deadstock yang berarti stok yang ada sudah tidak bisa dikeluarkan lagi dari tangki SPBU untuk dijual," jelas Brasto.

Ia menambahkan, 3 jenis BBM Pertamina yang dipasarkan di SPBU Karimunjawa, per Rabu (28/12/2022) siang, stok dexlite sebesar 2.271 liter. Sedangkan pertalite dan biosolar stok di SPBU Karimunjawa untuk pertalite hanya ada 616 liter alias deadstock.

Begitu pula stok biosolar ada 966 liter, juga deadstock. Padahal, rata-rata penyaluran harian pertalite sebesar 1.938 liter, dan rata-rata penyaluran harian biosolar sebesar 3.796 liter.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Pertamina terus memantau dan memonitor kondisi cuaca buruk dan gelombang tinggi di Laut Jawa. Pertamina juga terus berkoordinasi dengan instansi terkait, mengenai kondisi cuaca, keselamatan berlayar, dan izin berlayar," jelasnya. (Tjs/Buz).

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

ADVERTISEMENT