GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ketua Gerakan Masayarakat Peduli Alam Desa Wadas Setuju Penambangan dan Serahkan 34 Bidang Lahan

Ketua Gerakan Masayarakat Peduli Alam Desa Wadas (Gempa Dewa) akhirnya setuju melepaskan tanahnya di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo untuk ditambang. 
Senin, 26 Desember 2022 - 15:55 WIB
Ketua Gerakan Masayarakat Peduli Alam Desa Wadas saat penyerahan berkas, Senin (26/12/2022)
Sumber :
  • Tim tvOne - Edi Suryana

Purworejo, Jawa Tengah - Ketua Gerakan Masayarakat Peduli Alam Desa Wadas (Gempa Dewa) akhirnya setuju melepaskan tanahnya di Desa Wadas untuk ditambang. 

Pimpinan kelompok penolak penambangan batu andesit di Desa Wadas, Kecamatan Bener, Purworejo, Jawa Tengah ini bersama beberapa orang lainnya telah menyerahkan berkas-berkas pembebasan lahan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) Purworejo pada Senin (26/12) pagi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui penambangan batu andesit di Desa Wadas ini dilakukan untuk kepentingan pembangunan Bendungan Bener yang digadang-gadang akan menjadi bendungan tertinggi di Indonesia.

Ketua Gempa Dewa, Insin Sutrisno (75) saat ditemui usai penyerahan berkas di BPN Purworejo mengatakan bahwa dirinya memang sejak awal menolak rencana penambangan batu andesit di Desa Wadas. Namun, saat ini pihaknya bersama beberapa warga Wadas yang awalnya menolak sudah setuju untuk melepaskan tanah milik mereka.

"Saya ketua sejak awal. Hari ini kami serahkan berkas, 34 bidang. Saya 5 bidang (yang dibebaskan)," katanya Insin, di halaman kantor BPN Purworejo.

Dirinya akhirnya menyerah untuk melakukan perlawanan terhadap penambangan ini karena merasa sudah tua dan semakin sulit untuk beraktifitas. 

"Karena kami sudah tua seperti ini. Saya jalan saja sudah repot. Kalau yang lain ya kesadaran masing-masing, kami tidak memaksa," katanya.

Untuk besaran ganti rugi, Insin meminta agar disamakan dengan warga Wadas yang lain agar tidak terjadi kecemburuan sosial. Pihaknya juga meminta agar warga yang menerima ganti rugi agar menggunakan uang dengan bijak.

"Untuk ganti rugi sesuai aturan saja, karena perbedaan harga bisa jadi efek yang sangat besar kekeluargaan kami di desa. harapan kami yang mendapat ganti rugi jangan seenaknya memakai uang itu, pakai untuk kebutuhan anak cucu kita," terangnya.

Meski sudah setuju membebaskan lahan, pihaknya tetap akan berjuang bagaimana caranya agar warga tetap bisa sejahtera dan hidup damai seperti saat sebelum ada penambangan. 

"Kami juga berjuang, bagaimana supaya kita walaupun sudah menyerahkan, tapi tetap aman, selamat, bisa berdomisili di desa Wadas. Harapannya setelah penambangan ya warga bisa sejahtera," katanya.

Bagi warga yang belum setuju, Insin meminta agar pemerintah mendekati mereka dengan baik dan tidak melakukan tindakan represif.

"Harapan kami didekati yang baik-baik, jangan sampai dilukai,"tegasnya.

Sementara, Kepala BPN Purworejo, Andri Kristanto menyambut baik penyerahan berkas ini. Di Desa Wadas ini ada 617 bidang tanah yang harus dibebaskan untuk memenuhi kebutuhan material pembangunan bendungan. 

"Sampai sekarang sudah di bebaskan dan akan dibayarkan 575, berarti kurang 42. Pagi hari ini Insin Sutrisno ketua Gempa Dewa, ini menyerahkan, (juga) mewakili warga Wadas lain sejumlah 34 bidang. Jadi masih ada 8 (yang belum setuju)," terangnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah penyerahan ini, Andri harus melakukan rapat bersama beberapa pihak terkait untuk penentuan waktu pengukuran lahan 34 bidang tanah ini. 

"Kami harus melibatkan dari Dinas Pertanian, jadi rencana Rabu (28/12) akan rapat, dan akan kita tentukan hari pengukuran, berhubung ini sudah akhir tahun, kemungkinan paling cepat awal januari. Kami berharap yang hanya tinggal 8 (bidang) ini, nanti saat pengukuran bisa ikut (setuju). Target di Januari bisa tuntas," tandasnya andri. (Esa/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bripda DP Diduga Tewas Dianiaya Senior di Asrama, Kapolda Sulsel: Laporan Awal Korban Meninggal Akibat Membenturkan Kepala

Bripda DP Diduga Tewas Dianiaya Senior di Asrama, Kapolda Sulsel: Laporan Awal Korban Meninggal Akibat Membenturkan Kepala

Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Djuhandhani buka suara laporan awal soal Anggota Polisi muda, Bripda DP yang meninggal dunia diduga dianiaya seniornya di
Disindir Rafael Leao! Gol Kontroversial Parma Bikin AC Milan Murka

Disindir Rafael Leao! Gol Kontroversial Parma Bikin AC Milan Murka

Bintang AC Milan, Rafael Leao, tak menyembunyikan kekecewaannya setelah gol kemenangan Parma di San Siro pada laga Liga Italia, Minggu (22/2/2026).
Usai Ucapannya ‘Tidur Terganggu Karena Sahur’ Viral, Cut Rizki Berikan Klarifikasi dan Memohon Maaf

Usai Ucapannya ‘Tidur Terganggu Karena Sahur’ Viral, Cut Rizki Berikan Klarifikasi dan Memohon Maaf

Seorang beauty influencer, Cut Rizki, mendadak ramai diperbincangkan netizen setelah pernyataannya tentang sahur menuai kontroversi dan viral di media sosial.
DPR sebut Mie Sedaap Janji Setop PHK, Dasco Imbau Para Pekerja Tidak Lagi Khawatir

DPR sebut Mie Sedaap Janji Setop PHK, Dasco Imbau Para Pekerja Tidak Lagi Khawatir

Baru-baru ini, DPR RI telah menerima aspirasi para pekerja yang mengeluhkan pemutusan hubungan kerja (PHK) masal di PT Karunia Alam Segar, produsen Mie Sedaap
Usai Lebaran, DPR Mulai Bahas Revisi UU Ketenagakerjaan

Usai Lebaran, DPR Mulai Bahas Revisi UU Ketenagakerjaan

Wakil Ketua DPR RI, Dasco menyampaikan, bahwasanya revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan mulai dibahas pada masa sidang selanjutnya.
Mendadak Ingin Buang Air Besar Setelah Buka Puasa, Normal atau Tanda Masalah Pencernaan?

Mendadak Ingin Buang Air Besar Setelah Buka Puasa, Normal atau Tanda Masalah Pencernaan?

Sering ingin BAB setelah buka puasa bisa jadi pertanda pencernaan sensitif. Ketahui penyebab dan cara mengatasinya agar puasa tetap lancar.

Trending

DPR sebut Mie Sedaap Janji Setop PHK, Dasco Imbau Para Pekerja Tidak Lagi Khawatir

DPR sebut Mie Sedaap Janji Setop PHK, Dasco Imbau Para Pekerja Tidak Lagi Khawatir

Baru-baru ini, DPR RI telah menerima aspirasi para pekerja yang mengeluhkan pemutusan hubungan kerja (PHK) masal di PT Karunia Alam Segar, produsen Mie Sedaap
Usai Ucapannya ‘Tidur Terganggu Karena Sahur’ Viral, Cut Rizki Berikan Klarifikasi dan Memohon Maaf

Usai Ucapannya ‘Tidur Terganggu Karena Sahur’ Viral, Cut Rizki Berikan Klarifikasi dan Memohon Maaf

Seorang beauty influencer, Cut Rizki, mendadak ramai diperbincangkan netizen setelah pernyataannya tentang sahur menuai kontroversi dan viral di media sosial.
Disindir Rafael Leao! Gol Kontroversial Parma Bikin AC Milan Murka

Disindir Rafael Leao! Gol Kontroversial Parma Bikin AC Milan Murka

Bintang AC Milan, Rafael Leao, tak menyembunyikan kekecewaannya setelah gol kemenangan Parma di San Siro pada laga Liga Italia, Minggu (22/2/2026).
Usai Lebaran, DPR Mulai Bahas Revisi UU Ketenagakerjaan

Usai Lebaran, DPR Mulai Bahas Revisi UU Ketenagakerjaan

Wakil Ketua DPR RI, Dasco menyampaikan, bahwasanya revisi Undang-Undang Ketenagakerjaan mulai dibahas pada masa sidang selanjutnya.
Bripda DP Diduga Tewas Dianiaya Senior di Asrama, Kapolda Sulsel: Laporan Awal Korban Meninggal Akibat Membenturkan Kepala

Bripda DP Diduga Tewas Dianiaya Senior di Asrama, Kapolda Sulsel: Laporan Awal Korban Meninggal Akibat Membenturkan Kepala

Kapolda Sulawesi Selatan, Irjen Pol Djuhandhani buka suara laporan awal soal Anggota Polisi muda, Bripda DP yang meninggal dunia diduga dianiaya seniornya di
Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Pantas Saja Berani Kritik MBG, Sosok Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Rupanya Bukanlah Orang Sembarangan

Nama Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto menjadi perbincangan hangat setelah menyurati UNICEF soal program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM Colek Semboyan Polri dalam Kasus Brimob Aniaya Siswa di Tual: Harus Dibuktikan

Wakil Menteri HAM, Mugiyanto colek semboyan polri dalam kasus anggota Brimob aniaya siswa di Tual, Maluku. Seperti diketahui, siswa tersebut adalah pelajar MTs
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT