News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Manusia Silver di Kota Semarang Ngaku Setor Uang Rp40 Ribu ke Preman Setiap Hari

Satpol PP Kota Semarang kembali menggelar yustisi pengemis dengan modus manusia silver, pada Rabu (21/12/2022). Namun, dalam yustisi kali ini Satpol PP hanya mengamankan satu manusia silver.
Kamis, 22 Desember 2022 - 07:20 WIB
Manusia silver
Sumber :
  • Didiet Cordiaz/tvOne

Semarang, tvOnenews.com Satpol PP Kota Semarang kembali menggelar yustisi pengemis dengan modus manusia silver, pada Rabu (21/12/2022). Namun, dalam yustisi kali ini Satpol PP hanya mengamankan satu manusia silver.

Manusia silver itu diketahui bernama Firmansyah (17) warga asal Jalan Kalicari, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia tertangkap saat beraksi di traffic light Tlogosari, Pedurungan sekitar pukul 10.30 WIB.

Saat hendak ditangkap, Firmansyah sempat berusaha lari menyelamatkan diri. Namun, usahanya sia-sia karena dia terkepung banyak petugas Satpol PP.

Firmansyah mengaku setiap hari setor uang ke preman agar dia bisa mengemis dengan modus manusia silver.

“Saya sudah tiga bulan jadi manusia silver. Saya inisiatif kerja di situ. Saya setoran uang setiap hari ke preman untuk bisa kerja jadi manusia silver,” kata Firman.

Dia mengaku ada tiga preman yang mengawasinya saat beraksi. Tiga preman itu mengawasi secara tersembunyi di sebuah bengkel dekat pos polisi.

“Ada tiga preman di situ yang mengawasi. Setoran uang Rp30 ribu-Rp40 ribu. Usai setoran, saya masih mengantongi uang sebesar Rp50 ribu-Rp100 ribu,” bebernya.

Dia menambahkan dirinya beraksi di wilayah itu bersama delapan rekannya yang juga setor uang ke preman. Firman mengaku terpaksa menjadi manusia silver karena butuh uang.

“Orang tua saya sakit. Jadi butuh uang untuk perawatan. Tidak berani ngadu kalau ada preman,” tandas dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Satpol PP Kota Semarang Fajar Purwoto mengatakan Firman ditangkap dalam yustisi rutin yang digelarnya.

“Selain itu, dia ditangkap karena adanya aduan dari masyarakat. Jadi ceritanya beberapa hari lalu ada seorang warga pengendara motor. Malam hari berhenti di traffic light karena lampu merah. Lalu pengendara ini fokus melihat lampu merah. Tapi tiba-tiba manusia silver ini langsung menampar pengendara,” kata Fajar. (dcz/nsi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri Bongkar Gudang Praktik Penyuntikan LPG Subsidi di Klaten

Bareskrim Polri membongkar kasus penyalahgunaan gas LPG subsidi di wilayah Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, pada Sabtu (2/5/2026). Dalam hal ini, dua orang pelaku berhasil diamankan.
Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Imigrasi Soetta Cegah Keberangkatan 42 Jemaah Ilegal Sejak Awal Musim Haji 2026

Kantor Imigrasi Bandara Soekarno Hatta (Soetta) mencatat sebanyak 42 calon jemaah haji non prosedural telah dicegah keberangkatannya ke Tanah Suci sejak awal masa haji 2026.
Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Kasus Anak Diduga Dicekoki Miras Hingga Dilecehkan di Tangerang, Pelaku Utama Masih Buron

Polres Metro Tangerang Kota meningkatkan kasus anak wanita yang diduga dicekoki miras hingga dilecehkan oleh gerombolan pria, di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang, dari penyelidikan ke penyidikan.
Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT