News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prosesi Adat Kaesang-Erina di Loji Gandrung Bernuansa Putih, Begini Persiapannya

Setelah akad nikah, Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono pada hari Minggu (11/12/2022) akan menjalani prosesi adat kirab dan tasyakuran resepsi di Solo. 
Sabtu, 10 Desember 2022 - 19:56 WIB
Dekorasi serba bunga putih menjadi tema prosesi adat Kaesang-Erina di Loji Gandrung Solo
Sumber :
  • Teguh Joko Sutrisno

Solo, Jawa Tengah - Setelah prosesi akad nikah antara putra Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kaesang Pangarep dengan Erina Gudono, besok Minggu (11/12/2022), pasangan mempelai tersebut akan menjalani prosesi adat kirab dan tasyakuran resepsi di Solo, Jawa Tengah. 

Prosesi adat akan dilakukan di rumah dinas Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka, Loji Gandrung. Berbagai persiapan prosesi adat tersebut pun dimatangkan hingga Sabtu (10/12/2022) sore. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Upacara adat rencananya akan digelar di bagian teras depan rumah Loji Gandrung. 

Suasana serba putih tampak mendominasi panggung tempat Kaesang-Erina dan keluarga Jokowi akan melangsungkan prosesi adat sebelum melakukan kirab dan resepsi.

Menurut bagian dekorasi yang menjadi vendor kegiatan tersebut, Panji Vasco da Gama, pihak keluarga memang meminta agar suasana putih menjadi tema pada prosesi adat. 

Sebelumnya, saat prosesi siraman Jumat (9/12/2022) kemarin, tema yang dipilih adalah nuansa merah muda.

"Iya, jadi tema dekorasi kita buat dominan putih yang dipadu dengan ukiran gaya Surakarta dan Yogyakarta. Untuk nuansa putih kita padukan bunga-bunga putih kecil dan bunga anggrek bulan yang lebar sehingga sangat indah dipandang. Hiasan bunga ini tak hanya di panggung saja, tapi juga di sepanjang karpet depan dan tepian panggung," jelas Panji saat ditemui tvonenews di Loji Gandrung, Sabtu (10/12/2022).

Ia menambahkan, untuk tampilan ukiran yang memadukan gaya klasik Surakarta dan Yogyakarta dipilih karena kedua mempelai berasal dari dua daerah itu.

"Kan Kaesang dari Surakarta, Erina dari Yogyakarta. Maka untuk ukiran Surakarta kita tampilkan tema flora yang halus dan detail. Sedangkan ukiran gaya Yogyakarta kita tampilkan pada tema fauna," ungkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain dekorasi, pihaknya juga menata beberapa ubarampe tradisi yang dimodifikasi lebih besar agar terlihat jelas, mengingat prosesi adat akan dilakukan di tempat luas, sehingga ubarampe tersebut bisa disaksikan para hadirin dengan jelas.

"Seperti lidi yang dipasang cabai misalnya. Kita buat lidinya dari bambu yang diraut sehingga bisa lebih panjang dan tinggi. Di tempat itu juga diberi tatanan cengkir gading atau buah kelapa yang masih muda dan berwarna gading. Cengkir singkatan dari kencenging pikir, jadi menggambarkan bahwa acara pernikahan ini telah dipikirkan dengan kenceng atau matang," kata Panji.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT