News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Curi 200 Pasang Sepatu, Karyawan Pabrik Ditangkap Polres Salatiga

Mencuri 200 pasang sepatu, 4 karyawan sebuah pabrik sepatu dari bagian mekanik di Salatiga, Jawa Tengah ditangkap jajaran Satreskrim Polres Salatiga.
Rabu, 30 November 2022 - 22:46 WIB
Pelaku pencurian sepatu ditangkap Satreskrim Polres Salatiga
Sumber :
  • Tim tvOne - Aditya Bayu

Salatiga, Jawa Tengah - Mencuri 200 pasang sepatu, 4 karyawan sebuah pabrik sepatu di Salatiga, Jawa Tengah ditangkap Satreskrim Polres Salatiga. Para pelaku ini merupakan karyawan yang bekerja di bagian mekanik.

Kapolres Salatiga, AKBP Indra Mardiana mengatakan para pelaku mengambil sepatu dengan cara mengambilnya satu per satu hingga total mencapai 200 pasang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“ Sepatu hasil curian ini dijual oleh para tersangka dengan harga antara Rp 300 ribu hingga Rp 500 ribu satu pasang sepatu. Total kerugian dari pabrik sepatu diperkirakan mencapai Rp 400 juta,” ujar AKBP Indra Mardiana, Rabu (30/11/2022).

Dijelaskan lebih lanjut oleh Kapolres, salah satu tersangka dengan inisial SS warga Desa Sentu Kecamatan Balaraja Kabupaten Tangerang, dalam tindak pidana pencurian tersebut, berperan sebagai pembeli sepatu curian dengan menawarkannya di media sosial.

“ Tersangka SS tugasnya membeli sepatu hasil curian dari rekannya, satu pasang dibeli Rp 220 ribu, setelah membeli, ia menyimpan dan menawarkan melalui media sosial,” ungkapnya. 

Sementara itu tersangka lainnya yaitu MNR (22) warga Bulung Kulon Kecamatan Jekulo Kabupaten Kudus, memiliki peran lain yaitu sebagai pengembil sepatu.

“Sepatu yang diambil jumlahnya 17 pasang. Sepatu tersebut kemudian dijual kepada SS dan menerima uang sebanyak Rp 4.960.000 dari hasil pencurian sepatu,” jelasnya.

Sedangkan tersangka lain yaitu M (52 tahun) warga Sriwulan Kecamatan Sayung Kabupaten Demak berperan mengambil sepatu yang telah disimpan oleh SS dan dibawa keluar gedung, dimasukkan ke jok sepeda motor.

“Untuk tersangka RS tugasnya juga sama,” katanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, SS mengatakan bahwa melakukan pencurian karena gaji dari ia bekerja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

“Saya melakukan pencurian sejak September, kami berlangsung natural, jadi tidak ada yang saling mengajak. Semua butuh tambahan uang,” ungkap S. (Abc/Buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT