GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Seorang Narapidana Terorisme Jaringan Jamaah Islamiyah di Lapas Pati Ikrar Setia pada NKRI

Seorang narapidana tindak pidana terorisme berinisial SC di Lapas Kelas IIB Pati, menyatakan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Rabu, 2 November 2022 - 21:30 WIB
SC, narapidana kasus terorisme di Lapas Pati lakukan ikrar setia pada NKRI, Rabu (2/11/2022).
Sumber :
  • Tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, Jawa Tengah - Tanpa adanya paksaan dan bujuk rayu, seorang narapidana tindak pidana terorisme berinisial SC penghuni Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pati, menyatakan ikrar setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) sebagai bentuk progam deradikalisasi.

Ikrar setia kepada NKRI ini berlangsung di Aula Lapas Kelas IIB Pati, Rabu (2/11/2022), disaksikan langsung oleh Deputi Bidang Pencegahan Perlindungan dan Deradikalisasi BNPT, perwakilan dari Polres Pati, Kodim 0718/Pati, Kemenag dan Densus 88.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Prosesi ikrar ini diawali dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Setelah itu dilanjutkan pengucapan sumpah dan ikrar setia kepada NKRI, penandatangan naskah kesetiaan di atas naskah bermaterai.

Kemudian pembacaan Pancasila, penghormatan kepada bendera merah putih sebagai wujud rasa kecintaan dan kembali ke pangkuan ibu pertiwi, dan diakhiri penciuman bendera merah putih oleh narapidana terorisme bersangkutan.

Sumpah dan Ikrar kesetiaan NKRI berisi lima pernyataan. Diantaranya berisi pengakuan penyesalan SC atas tindakan yang pernah dilakukannya, dan berjanji tidak akan bergabung dengan kelompok teroris yang terlibat aksi teror lainnya di manapun tempatnya.

Kasi Binadik dan Giatja Lapas Kelas IIB Pati, Topan Ahmad Hadian mengatakan, SC menyatakan ikrar untuk kembali ke NKRI atas kesadarannya sendiri tanpa ada paksaan.

"Yang bersangkutan ini kembali ke NKRI atas dasar kesadaranya sendiri untuk mengikuti ikrar dan janji, dan itu dilakukan juga sudah adanya koordinasi dengan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT),” kata Topan Ahmad Hadian.

“Proses ikrar ini juga dibantu oleh berbagai pihak. Mulai dari program deradikalisasi, termasuk ada pendampingan dari Kementerian Agama bagi para napi teroris,” lanjutnya.

Permintaan tersebut kata Topan Ahmad Hadian, direalisasikan setelah melalui proses asesmen dan wawancara terhadap narapidana terorisme pindahan dari Lapas Khusus Teroris di Cikeas tersebut dengan melibatkan Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) sejak 6 bulan lalu. 

“Berapa lama pembinaannya kita tidak ada ketentuan, tapi kita tetap menggandeng BNPT, juga pembimbing pemasyarakatannya dari Balai Pemasyarakatan (Bapas). Sehingga kita koordinasi dan pengawasan terus. Dia dari datang ke Lapas Pati sudah ada tanda-tanda untuk baik, dan dia sudah mau salat bergabung dengan napi yang lain,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sementara itu, SC narapidana terorisme yang pernah bergabung dengan jaringan Jamaah Islamiyah (JI) dari tahun 2008 – 2016 ini mengaku memilih kembali setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) atas kesadaran sendiri, setelah melalui program deradikalisasi.

“Karena memang NKRI ini kan kita peroleh bersama-sama, bukan diperoleh oleh satu golongan atau kelompok tertentu. Maka untuk membangun negeri harus dikelola bareng-bareng, tidak boleh diakuisisi oleh satu kelompok atau organisasi, suku dan apapun sehingga Indonesia menjadi negara yang Baldatun thoyyibbatun warabbun ghofur,” tandasnya. (Arm/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah akui jarang mendampingi sang istri, Tika Mega Lestari, saat dirawat di rumah sakit. Ia ungkap alasan mengapa tak bisa selalu hadir.
Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Adu mulut tidak langsung antara pelatih Alvaro Arbeloa dan juru taktik Barcelona, Hansi Flick, menjadi sorotan usai kekalahan telak Blaugrana 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey.
PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

23 kesepakatan yang diteken PF dan UPER ini melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor.

Trending

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT