News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diduga Terlibat Perselingkuhan, Ratusan Warga Desak Oknum Kades di Banjarnegara Diberhentikan

Ratusan warga Desa Lengkong, Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara, Rabu (28/09/22) siang menggeruduk Balai Desa menuntut Kepala Desa mundur dari jabatanya.
Rabu, 28 September 2022 - 17:01 WIB
Ratusan warga Desa Lengkong, Banjarnegara berunjuk rasa di depan kantor desa, Rabu (28/09/22).
Sumber :
  • Tim tvOne - Ronaldo Bramantyo

Banjarnegara, Jawa Tengah  - Ratusan warga Desa Lengkong, Kecamatan Rakit, Kabupaten Banjarnegara, Rabu (28/09/22) siang menggeruduk Balai Desa menuntut Kepala Desa (Kades) setempat, YW untuk mundur dari jabatanya.

Ratusan warga Desa Lengkong Banjarnegara ini berunjuk rasa sambil membawa poster berisi tuntutan agar kepala desa mundur atau diberhentikan sebagai Kades.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami malu punya kades yang tak punya malu,” tulis salah satu poster yang dibawa warga.

Salah satu tokoh masyarakat setempat Muhammad Badawi mengatakan, warga terpaksa melakukan aksi demo menuntut Kades untuk mundur dari jabatanya, karena kades dinilai sudah melanggar kode etik dan mengingkari janjinya untuk mengundurkan diri.

“Kami warga Lengkong melakukan aksi ini karena  ada kesalahan dari kades, yang sudah kelewat batas,  kalau tidak ada kesalahan warga tidak sampai melakukan aksi begini. Kesalahannya karena pak kades sudah mengingkari janjinya untuk mengundurkan diri jika mengulangi kesalahan lagi,”katanya.

Ia menjelaskan jika kades telah melakukan perbuatan yang tidak terpuji, yakni dugaan melakukan perselingkuhan.

Soimah, warga desa Lengkong juga mengungkapkan kekesalannya lantaran kesalahan kades bukan hanya terjadi sekali.

“Kesalahannya rakyat Lengkong sudah tahu semua, ini masalah kode etik. Warga sudah memantau, dan perzinaan yang dilakukan kades sudah bukan rahasia lagi,” kata dia.

Karena itu, warga menuntut kades turun hari ini juga namun ternyata harus melalui prosedur.

“Pengennya turun hari ini juga, tapi ternyata prosesnya mau disampaikan ke Bupati,” jelasnya.

Warga bertekad, jika proses pencopotan jabatan tidak berjalan, akan dilakukan aksi kembali yang lebih besar.

“Secepatnya, Kalau tidak diproses warga akan beraksi lagi, yang lebih besar,” tegasnya.

Dalam aksinya, warga kemudian menyegel ruang kerja kepala desa, dengan harapan kades tidak lagi masuk ke kantor desa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Usai melakukan penyegelan ruang kerja kepala desa, warga kemudian membubarkan diri.

Sementara itu, menurut Camat Kecamatan Rakit, Gigih Sundoro, berkas aduan yang dilakukan oleh oknum kades tersebut telah diserahkan ke Badan Permusyawarahan Desa (BPD) Lengkong, untuk selanjutnya akan dilakukan pemeriksaan oleh Bupati Banjarnegara.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT