News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pedagang Wanita di Kawasan Wisata Senjoyo Ditemukan Tewas Dengan Luka Tusukan

Masyarakat di kawasan wisata Senjoyo, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, digemparkan dengan tewasnya seorang pedagang warung di lokasi wisata dengan sejumlah luka
Jumat, 10 Juni 2022 - 20:49 WIB
Polres Semarang dan Polsek Tengaran melakukan olah TKP di lokasi pembunuhan (Jumat,10/6/2022).
Sumber :
  • Tim tvOne - Aditya Bayu

Semarang, Jawa Tengah - Masyarakat di kawasan wisata Senjoyo, Desa Tegalwaton Kecamatan Tengaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, digemparkan dengan tewasnya seorang pedagang warung di lokasi wisata dengan sejumlah luka tusuk di tubuhnya, Jumat (10/6/2022).

Korban diketahui bernama Sumiyati (45) warga Dusun Manggisan Desa Tegalwaton, Kabupaten Semarang. Korban pertama kali ditemukan meninggal dunia oleh suaminya saat ia kembali ke warung dengan niat ingin makan siang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari keterangan yang didapat di lokasi kejadian. Pada Jumat (10/6/2022) sekira pukul 09.30 WIB, korban diantar suaminya, Zuhdi untuk berjualan di warung miliknya. Sumiyati berjualan di lahan miliknya sendiri dan terpisah dari lokasi utama yang menjadi obyek wisata. Setelahnya, Zuhdi meninggalkan istrinya dan dia bekerja sebagai buruh. 

Kemudian sekira pukul 12.00 WIB, Zuhdi berniat mengunjungi warung istrinya untuk makan siang. Namun saat tiba, dia menemukan istrinya sudah meninggal dengan luka di tubuhnya. Zuhdi yang histeris berteriak hingga warga dan pengunjung Senjoyo berdatangan. 

Kapolsek Tengaran AKP Sungkowo mengatakan telah menerima laporan dari masyarakat menganai adanya korban meninggal diduga akibat penganiayaan.

" Melihat luka di tubuhnya, korban doduva kuat merupakan korban pembunuhan. Ada luka di bagian tangan dan badan," jelasnya. 

Dari pemeriksaan awal, korban diduga sudah meninggal sekitar tiga jam sebelum ditemukan.

"Ini pemeriksaan awal karena darah yang ada di lokasi sudah mengering," lanjut Sungkowo. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia juga menyampaikan dari keterangan sejumlah saksi, korban tidak memiliki masalah dengan orang lain. Dan selama ini baik-baik saja.

" Korban dikenal baik oleh masyarakat sekitar, hubungan baik dengan orang lain dengan keluarga. Jadi petugas masih mendalami kejadian ini dan melakukan penyelidikan," pungkasnya. (Abc/Buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT