News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cegah Radikalisme, Danrem 071 Wijayakusuma Resmikan Kampung Pancasila di Banjarnegara

Komandan Korem 071 Wijayakusuma, Kolonel Infanteri Yudha Airlangga meresmikan kampung Pancasila di Balai Desa Kutayasa, Banjarnegara, Jawa Tengah (20/05/2022).
Jumat, 20 Mei 2022 - 14:13 WIB
Komandan Korem 071 Wijayakusuma hadiri peresmian kampung pancasila di Banjarnegara, Jawa Tengah.
Sumber :
  • Tim tvOne - Ronaldo Bramantyo

Banjarnegara, Jawa Tengah - Dalam rangka menyebarkan nilai-nilai Pancasila dan merawat rasa persatuan di seluruh wilayah Republik Indonesia, kampung Pancasila di Balai Desa Kutayasa, Kecamatan Bawang, Banjarnegara, Jawa Tengah, Jumat pagi diresmikan (20/05/2022).

Peremian Kampung Pancasila ini dilakukan oleh Komandan Korem 071 Wijayakusuma, Kolonel Infanteri Yudha Airlangga. Peresmian Kampung Pancasila di Desa Kutayasa ini pun ditandai dengan pemukulan gong oleh Komandan Korem 071 Wijayakusuma.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Warga Desa Kutayasa menyambut baik peresmian Kampung Pancasila di wilayah mereka. Warga berharap dengan program Kampung Pancasila ini akan membawa kemajuan secara mental dan juga ekonomi bagi warga setempat.

“Mudah-mudahan dengan dicanangkannya Kampung Pancasila, dapat membawa kemajuan Desa Kutayasa baik secara ekonomi ataupun secara mental tetap pada Pancasila yang sejati,” ujar Kepala Desa Kutayasa, Lismadi saat sambutannya di Balai Desa Kutayasa.

Acara peresmian Kampung Pancasila ini juga dimeriahkan oleh penampilan anak-anak sekolah dasar yang turut mengamalkan butir-butir Pancasila, nyanyian, serta puisi yang bertemakan kepahlawanan.

Dengan diresmikannya Kampung Pancasila diharapkan dapat menjadi wadah dan sarana pengamalan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai dasar kehidupan terutama bagi kaum millenial serta bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat hingga ke tingkat desa.

Selain itu, dengan adanya Kampung Pancasila dapat menjadi penangkal paham radikalisme dan intoleran yang muncul sangat cepat melalui media sosial.

Pelaksana Harian Bupati Banjarnegara mendukung dan mengapresiasi dengan adanya Kampung Pancasila di dua puluh desa di seluruh Kecamatan di Banjarnegara / hal tersebut  sebagai langkah dan upaya TNI / Polri dan Pemda untuk membentingi warganya dari paham komunis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Dulu sampai 36 butir nilai kita semua hafal, tapi sekarang mungkin untuk mengurutkan sila ke satu sampai sila ke 5 sudah banyak yang lupa apalagi sampai mewujudkan.Harapan kami dengan pencanangan seperti ini masyarakat jadi segar kembali. Ini sebagai edukasi, sosialisasi meski dilakukan terus menerus,” terangnya.

Usai meresmikan Kampung Pancasila, Komandan Korem 071 Wijayakusuma juga meninjau stand UMKM di Desa Kutayasa. (Rbo/Buz)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT