News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anak Petani Jadi Lulusan Terbaik di IAIN Kudus, Ini 3 Tips Menjadi Mahasiswa Berprestasi

Keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang bagi kamu untuk bisa menjadi mahasiswa berprestasi. Ada banyak cara dan peluang bagi kita untuk menjadi berprestasi.
Selasa, 17 Mei 2022 - 13:44 WIB
Wisuda periode ke 31 Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus
Sumber :
  • Tim tvOne - Galih Manunggal

Kudus, Jawa Tengah - Memiliki anak yang berprestasi tentu menjadi cita-cita semua orang tua, tak terkecuali dengan pasangan suami istri asal Blora, Jawa Tengah, Sujiman (51) dan Siti Aminah (50). Putri kedua mereka, Endang Susanti, menjadi salah satu mahasiswa wisudawan terbaik Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kudus.

Kedua orang tua Endang berprofesi sebagai petani di pelosok Desa Sempu, Kecamatan Kunduran, Kabupaten Blora, Jawa Tengah. Meski dengan keterbatasan ekonomi, Endang mampu bekerja keras dan bersaing untuk menjadi mahasiswa terbaik dan membanggakan kedua orang tua. Ia memperoleh predikat cumlaude dalam Program Studi Pemikiran Politik Islam dengan indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,89.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keterbatasan ekonomi bukan penghalang bagi kamu untuk menjadi berprestasi. Ada banyak peluang bagi kita untuk menjadi mahasiswa yang berprestasi. Meski semua tidak mudah, semua butuh proses dan perjuangan ekstra.

Berikut 3 tips untuk membantu kamu menjadi mahasiswa berprestasi.

1. Memanajemen waktu dengan baik

Manajemen waktu adalah merupakan hal yang sangat penting bagi setiap orang, entah itu mahasiswa maupun yang sudah bekerja. Mengatur waktu dengan baik bertujuan agar  aktivitas yang kamu lakukan berjalan sesuai rencana.

Bagi prioritas untuk semua kegiatanmu, mana yang penting dan mendesak, tidak penting tapi mendesak, penting tapi tidak mendesak, hingga urusan tidak penting tidak mendesak. 

Selain itu, kamu juga perlu membuat timeline bulanan, mingguan, bahkan rencana harian. Timeline berfungsi untuk menjaga pola keseimbangan aktivitas yang kamu lakukan, Menjadi patokan ketika kamu lupa kegiatan apa yang harus kamu lakukan.

Setiap timeline harus memiliki target, meski hanya target kecil. Dan pastikan untuk mencapai target tersebut pada waktu yang telah ditentukan.

2. Aktif berorganisasi sesuai kebutuhan

Tidak hanya prestasi akademik yang menjadi patokan seorang mahasiswa menjadi berprestasi. Hal lain yang bisa dipertimbangkan satunya adalah dengan aktif berorganisasi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengalaman organisasi, dalam waktu tertentu sangat dibutuhkan untuk menjadi persyaratan. Misalnya untuk mendaftarkan diri sebagai mahasiswa berprestasi, atau ketika hendak mendapatkan beasiswa.

Namun jangan sampai terlarut dalam kesibukan organisasi, sampai-sampai melupakan kewajiban utama sebagai mahasiswa. Sebab, fokus berorganisasi selama ini telah menjadi alasan klasik bagi para mahasiswa untuk tidak fokus kuliah. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT