News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Cerita Pemudik Arus Balik, Terjebak Macet Purworejo-Semarang Butuh 8 Jam

Kemacetan panjang akibat arus balik Lebaran Jumat (6/5/2022) ini terjadi di berbagai titik di Jawa Tengah, seperti di jalur arteri atau jalan nasional non tol.
Jumat, 6 Mei 2022 - 15:25 WIB
Tri Yusinto, pemudik yang beristirahat di Rest Area 424 B tol Semarang setelah 8 jam berkendara dari Purworejo.
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Semarang, Jawa Tengah - Kemacetan panjang akibat arus balik Lebaran pada Jumat (6/5/2022) ini terjadi di berbagai titik di Jawa Tengah. Tak hanya jalan tol, di jalur arteri atau jalan nasional non tol pun macet panjang. Penumpukan arus kendaraan terpantau di mana-mana.

Seorang pengendara yang membawa rombongan dari Purworejo menceritakan, akibat terjebak kemacetan, ia bahkan harus menempuh 8 jam untuk sampai di Semarang saja. Padahal ia dan keluarga akan balik ke Karawang Jawa Barat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tri Yusianto (40), pengendara tersebut, terlihat lelah saat ditemui tvonenews. Ia beristirahat di bawah pohon di rest area 424 B tol Semarang ABC, Jumat (6/5/2022) siang. Keluarganya tiduran dan sebagian makan bekal yang dibawa dari Purworejo.

Mereka tampak lelah. Bagaimana tidak, mereka naik mobil Kijang tua tanpa AC yang diisi tujuh orang. Rombongan berangkat dari Kaligesing Purworejo pada hari Jumat jam 02.00 dini hari. Tri Yusianto mengaku memilih jalur tol Bawen dan Semarang untuk menghindari kemacetan jika lewat di jalur selatan.

Tapi apa daya, ternyata kondisi di jalur Purworejo hingga Semarang juga tersendat akibat volume kendaraan arus balik yang melonjak tajam.

"Macet mas ternyata. Sudah berangkat jam dua pagi padahal. Macet pertama di tanjakan Margoyoso sebelum Salaman Magelang. Lalu macet lagi antara Magelang ke Secang. Lancar sebentar, macet antara Jambu hingga Ambarawa. Dan begitu masuk tol Bawen, nggak tahunya hanya bisa merayap pelan sampai Semarang. Total 8 jam baru sampai sini, padahal normalnya tiga jam," ceritanya.

Ia sempat disetop petugas saat akan masuk rest area 424 B tol Semarang. Petugas memang menutup sementara rest area yang penuh dan menyebabkan macet. Tapi karena mesin mobilnya panas, ia pun diijinkan masuk.

"Tadi dari kap mesin kelihat kemebul (berasap) dan baunya masuk ke dalam mobil. Ya terpaksa minggir. Saya buka akinya panas ternyata," ungkapnya.

Ia pun pasrah akan sampai jam berapa tiba di Karawang. Pasalnya ia mendapat info kalau di jalur tol dan pantura pun juga banyak yang tersendat

"Ya semoga jalur yang di depan sudah lancar ya, kan katanya akan dibuka one way Jumat siang ini. Tapi pengalaman pas berangkat juga masih ada kemacetan ya di Cikamphek dan Cipali meskipun sudah one way," jelasnya. (Tjs/Buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT