News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Skafolding Proyek SPPG di Sragen Digondol Komplotan Pencuri

Tim gabungan Satreskrim Polres Sragen berhasil membongkar sindikat pencurian dengan pemberatan (curat) spesialis besi skafolding/steger.
Rabu, 22 Oktober 2025 - 20:41 WIB
Komplotan pencuri spesialis Skafolding atau steger lintas wilayah berhasil diamankan polisi
Sumber :
  • Tim tvOne - Mahfira Putri

Sragen, tvOnenews.com - Tim gabungan Satreskrim Polres Sragen berhasil membongkar sindikat pencurian dengan pemberatan (curat) spesialis besi skafolding/steger.

Setidaknya ada delapan pelaku yang ditangkap satu diantaranya masih dibawah umur. Sembilan pelaku ini, bekerjasama melaksanakan pencurian skafolding di lintas wilayah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tidak hanya di Sragen, mereka mencuri skafolding di Kabupaten Karanganyar, dan kabupaten Grobogan. Bahkan proyek pembangunan SPPG milik Polri di Sine juga tak luput dari incaran para pelaku.

Di tempat pembangunan SPPG Polri daerah Sine ini mengakibatkan kerugian sekitar Rp 7.6 juta dari hilangnya 12 set skafolding. 

Pengungkapan kasus ini dipimpin Kasat Reskrim Polres Sragen, AKP Ardi Kurniawan, dengan mengerahkan tim Resmob Satreskrim, Polsek Gemolong dan Polsek Sambungmacan dalam operasi singkat pada (10/10/2025) dini hari.

Total kerugian korban ditaksir mencapai jutaan rupiah dari hilangnya puluhan set skafolding.

AKP Ardi mengatakan pengungkapan kasus ini bermula dari TKP di Toko Cat Warna Abadi, Gemolong, Jumat (10/10) sekitar pukul 00.15 WIB. 

"Dua saksi, Dhika dan Yonan memergoki dua pelaku yang sedang mengangkat alas besi skafolding/steger dan memasukkannya ke dalam mobil Pick Up Grand Max AD 8123 EJ," kata AKP Ardi, Rabu 22 Oktober.

Berbekal temuan mobil dan hasil interogasi awal, Unit Resmob Polres Sragen segera melakukan pengejaran dan pengembangan. 

Ardi menjelaskan otak utama dalam jaringan ini pelaku MADS (19) warga Masaran, Sragen. MADS terlibat di 5 TKP Sragen termasuk Proyek SPPG Sine dan 1 TKP Grobogan. 

Pelaku lainnya RAP (28) warga Masaran, mengakui terlibat 3 TKP Sragen, 2 TKP Karanganyar, dan 1 TKP Grobogan. 

Pelaku BWP (30) warga asal Mojosongo, Boyolali. Meskipun berdomisili di Boyolali, ia mengakui beraksi di 2 TKP Sragen dan 2 TKP Karanganyar. 

Pelaku IKA (20) warga Sidoharjo, Sragen yang terlibat dalam aksi di Proyek SPPG Sine, serta 1 TKP di Karanganyar dan 1 TKP di Grobogan. 

Pelaku AMA (20 ) warga Sidoharjo, Sragen, terlibat dalam aksi di Sambungmacan, Sragen dua lokasi dan 1 TKP di Bandungharjo, Grobogan. 

Pelaku ARA (18) asal Masaran ditangkap di Toko Cat Gemolong, Sragen. Pelaku SIP (20) asal Plupuh, Sragen, mengakui perannya dalam pencurian di Bogolan, Sambungmacan, Sragen.

Pelaku AMA (20) warga Sidoharjo, Sragen yang beraksi di TKP Grobogan dan pelaku anak MSDR (17) asal Sidoharjo, Sragen, ikut serta dalam dua aksi di Sambungmacan, Sragen. 

Ardi menjelaskan sembilan tersangka tersebut melakukan aksinya di lima Sragen sejak 5 Juli - 10 Oktober 2025 dengan total 35 set skafolding. 

Dua lokasi di Kabupaten Karanganyar sebelum dan pertengahan Agustus 2025 dengan total 8 set skafolding, satu lokasi di Grobogan pada pertengahan Agustus 2025 dengan hasil 10 set skafolding dengan total sekitar 53 set skafolding.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polisi mengamankan tiga unit mobil pikap dan puluhan set besi skafolding/steger, uang tunai hasil kejahatan sebesar Rp 100.000, alat kejahatan berupa tali tambang dan plat nomor palsu.

Para pelaku dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana tentang Pencurian dengan Pemberatan dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara. (uti/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT