News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gurihnya Ketan Gemblong Kue Khas Purbalingga, Dikudap usai Tarawih

Ada jajanan khas Purbalingga legendaris yang nikmat disantap usai sholat tarawih. Ketan Gemblong namanya. Rasanya asin, gurih, renyah, dan tentu mengenyangkan.
Sabtu, 9 April 2022 - 14:34 WIB
Ketan Gemblong, Dicari untuk Kudapan Ramadhan.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sonik Jatmiko

Purbalingga, Jawa Tengah - Ada jajanan khas Purbalingga legendaris yang nikmat disantap usai berjamaah salat tarawih. Ketan Gemblong namanya. Rasanya lengkap, asin, gurih, renyah, dan mengenyangkan.

Ketan gemblong, jika disejajarkan mungkin pas dengan lemper. Ini kudapan, tapi mengenyangkan dengan tekstur lembut khas kue ketan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Biasanya muncul di mushala-mushala atau masjid usai salat tarawih. Seperti asupan ekstra, usai ibadah panjang," ujar Rahman (38), salah seorang warga Bojong, Purbalingga. 

Karena cita rasa dan ukuran sajian yang pas, ketan gemblong diburu selama ramadhan. Biasanya dijual di pasar tradisional, atau pasar kaget selama ramadhan.

Kaminem (70), salah seorang perajin di Desa Makam, Kecamatan Rembang, Purbalingga adalah salah satu yang mempertahankan ketan gemblong sebagai mata pencahariannya. Di usianya yang sudah senja, Kaminem tetap mempertahankan jajanan ini agar tetap lestari.

"Belajar dari ibu, terus ibu dari nenek. Memang ini usaha warisan leluhur," ujarnya. 

Bahan utamanya beras ketan, sebelum diolah, terlebih dahulu dicuci hingga bersih. Lalu direndam tiga jam, supaya lembek.

Beras ketan lalu ditanak di atas tungku api kayu bakar dengan api sedang. Agar matangnya lebih sempurna. Setelah matang, nasi ketan ini dicampur dengan parutan kelapa muda.

Proses selanjutnya, nasi ketan bercampur kelapa parut ditumbuk hingga halus. Karena sudah dilakukan perendaman saat sebelum ditanak, proses penumbukan tidak berlangsung lama. Cukup terlihat berubah tekstur menjadi lembut.

Ketan gemblong dibentuk pipih seukuran kepalan tangan anak-anak, untuk memudahkan saat menikmatinya. Hanya dengan satu dua kali gigit saja, ketan gemblong bisa dinikmati. Pipihah ketan lalu ditempel dengan kedelai sangrai.

"Nasi ketan memang sudah gurih, lalu tambahan parutan kelapa makin menajamkannya, bahasa Purbalingganya nandes," ujar Sri (35), penikmat ketan gemblong

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Butiran kedelai hitam sangrai juga menambah sensasi saat dikunyah. Seperti memperkaya tekstur ketan yang lembut, dilawan kedelai yang renyah.

Memang kudapan yang tersemat kata legenda, tak pernah luput dari hal rasa. Ketan gemblong adalah bukti, tak lekang melintas generasi. (Sonik Jatmiko/dan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT